Pendeteksian Suara Ikan Badut (Amphiprion ocellaris) pada Periode Makan Skala Laboratorium
Abstract: Penelitian mengenai
pendeteksian suara ikan
badut (Amphiprion ocellaris)
menggunakan metode hidroakustik
telah dilaksanakan pada
bulan Juni 2011 sampai Januari 2012
di laboratorium Inderaja,
Akustik, dan Instrumentasi Kelautan
dan laboratorium Oseanografi Program
Studi Ilmu Kelautan. Tujuan
dari penelitian adalah untuk
mendeteksi karakteristik
suara ikan badut
skala laboratorium. Metode
passive sounding digunakan untuk merekam suara ikan yang dihasilkan saat
periode makan yakni sebelum makan,
saat makan, dan
sudah makan baik
pada ikan single, berpasangan, dan bergerombol (3-4
ekor). Hasil penelitian
menunjukkan Frekuensi pulsa ikan
badut yang terdeteksi pada
periode makan adalah 173
– 785 Hz.
Rentang frekuensi pulsa
paling panjang dihasilkan saat setelah
makan yaitu 205
Hz – 785 Hz. Kisaran
frekuensi pulsa paling pendek
yang dihasilkan saat belum makan yaitu 173 Hz
– 668 Hz, dan saat makan
menghasilkan kisaran antara
195 Hz –
696 Hz. Adapun karakteristik suara
ikan badut (Amphiprion ocellaris)
adalah memiliki rentang intensitas
(-85) – (-31)
dB. Rentang intensitas paling
panjang dihasilkan saat makan pada 1 ekor ikan.
Penulis: Delas Yuniardi,
Fauziyah, Fitri Agustriani
Kode Jurnal: jpperikanandd150201