MODIFIKASI KONSTRUKSI PERANGKAP LIPAT UNTUK MENANGKAP KEPITING BAKAU
Abstract: Tujuan dari
penelitian ini adalah mendapatkan konstruksi perangkap lipat yang memberikan
jumlah kepiting tangkapan terbanyak. Penelitian dilakukan di laboratorium
menggunakan metode percobaan. Satu perangkap lipat nelayan atau perangkap lipat
standar (S) dan 3 konstruksi perangkap baru dibandingkan. Perangkap baru
terdiri atas perangkap lipat modifikasi 1 (M-1), perangkap lipat modifikasi 2
(M-2) dan perangkap lipat modifikasi 3 (M-3). Perangkap standar S, M-1 dan M-2
berbentuk balok berukuran 50 × 30 × 20 (cm), sedangkan perangkap M-3 adalah
limas terpancung dengan dimensi 50 × 30 × 16 (cm). Celah masuk perangkap S
berbentuk celah sempit, sedangkan perangkap M-1, M-2 dan M-3 adalah 4 persegi
panjang dengan ukuran 30 × 6 (cm), 20 × 6 (cm) dan 45 × 6 (cm). Dalam
penelitian ini, keempat perangkap dan 30 kepiting bakau dimasukkan ke dalam
tangki air. Perangkap diangkat setelah direndam selama 20 menit. Aktivitas
kepiting diamati dan jumlah kepiting yang terperangkap dihitung. Ujicoba
penangkapan kepiting dilakukan sebanyak 20 ulangan. Hasilnya menunjukkan bahwa
perangkap M-3 menangkap 152 kepiting, atau lebih banyak dibandingkan dengan M-1
(72 kepiting), M-2 (28 kepiting) dan S (13 kepiting). Kepiting yang tertangkap
oleh keempat perangkap ternyata tidak dapat meloloskan diri.
Penulis: Gondo Puspito, Didin
Komarudin, Ismawan Tallo
Kode Jurnal: jpperikanandd150219