KONVERSI ENERGI PANAS PENGGERAK UTAMA KAPAL BERBASIS THERMOELECTRIC
Abstrak: Energi sudah menjadi
salah satu kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dalam segala aktivitas
manusia. Energi saat ini dapat diperoleh dari sumber daya alam seperti minyak
bumi yang telah ada dan juga dengan memanfaatkan gejala alam sebagai tenaga
penggerak untuk memperoleh energi. Namun ketidakseimbangan antara kebutuhan
energi dan energi yang tersedia saat ini membuat manusia berfikir untuk membuat
energi alternative lainnya. Tidak terkecuali dalam dunia perkapalan, salah
satunya yang kemudian diangkat dalam skripsi ini adalah memanfaatkan energi
panas buangan mesin penggerak utama kapal sebagai sumber energi terbarukan
dengan menggunakan metode konversi energi (thermoelektric). Thermoelectric
merupakan metode konversi energi yang memanfaatkan perbedaan temperatur untuk
menghasilkan energi listrik dengan memanfaatkan prinsip kerja peltier. Pada
penelitian ini digunakan beberapa peltier yang disusun secara seri maupun
parallel pada kondisi putaran mesin variasi mulai dari 1000 RPM sampai 2500 RPM
yang bertujuan untuk mengetahui besar energi listrik yang dapat dihasilkan dari
perbedaan temperature pada panas mesin utama kapal hasil pembakaran yang
terbuang dengan suhu kamar mesin. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebuah
peltier mampu menghasilkan maksimal daya pada kondisi putaran mesin 2500RPM
dengan perbedaan suhu 33 ÂșC sebesar 1,12 Watt, dan susunan 2 buah peltier
dirangkai seri memiliki daya yang lebih besar dibandingkan susunan mpeltier
secara parallel pada kondisi putaran mesin yang sama yaitu sebesar 8,4 Watt.
Ini menunjukkan sinkronisasi antara perbedaan suhu yang terjadi pada kedua sisi
peltier dengan daya listrik yang dihasilkan pada peltier.
Penulis: Baharuddin, Agli
Hariyanto
Kode Jurnal: jpperikanandd150199