ANALISIS DENSITAS TERIPANG (Holothurians) BERDASARKAN JENIS TUTUPAN KARANG DI PERAIRAN KARIMUN JAWA, JAWA TENGAH
ABSTRAK: Wilayah perairan
Karimunjawa secara ekologis banyak didominasi oleh tipe ekosistem terumbu
karang beserta asosiasinya, sehingga memiliki keanekaragaman biologis,
keindahan, serta dapat menyediakan cadangan plasma nutfah. Dengan demikian,
wilayah perairan Karimunjawa mempunyai nilai produktivitas yang sangat tinggi.
Salah satu kekayaan sumberdaya hayati yang dimiliki oleh perairan Karimunjawa
tersebut adalah sumberdaya teripang (Holothurians). Jenis tutupan karang
sebagai faktor eksogeneous dalam suatu daerah perairan akan memberikan
kontribusi bagi kestabilan populasi teripang dalam habitatnya. Dengan jenis
tutupan karang yang berbeda, akan memberikan pengaruh yang berbeda pula dalam
dinamika kehadiran populasi dalam habitatnya, yang selanjutnya dinyatakan
sebagai densitas teripang/ha. Oleh karena itu untuk melihat bagaimana kondisi
jenis tutupan karang di perairan Karimunjawa dan bagaimana hubungan antara
jenis tutupan karang dengan densitas teripang, maka penelitian ini dilakukan. Selanjutnya
hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai acuan bagi pengelolaan
sumberdaya teripang di perairan Karimunjawa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (a)
jenis tutupan karang di perairan Karimunjawa, (b) hubungan antara jenis tutupan
karang dengan densitas teripang. Hasil analisis memberikan informasi bahwa
densitas individu/ha teripang pada seluruh stasiun yang diamati berkisar antara
70,6-110,9 individu/ha. Secara keseluruhan stasiun yang diamati, didapatkan
bahwa jenis tutupan karang abiotik banyak didominasi oleh karang mati beralgae
(DCA) dan karang berpasir (S). Jenis tutupan karang antar stasiun terhadap
besarnya densitas teripang tidak berbeda nyata. Terdapat kemiripan jenis
tutupan karang yang relatif rendah dari stasiun Mrican terhadap 3 stasiun
lainnya, yakni stasiun Menjangan Kecil, Legon Goprak dan stasiun Karang Gumuk
sebesar 12,10%, sedangkan persentase kemiripan yang paling besar terdapat
antara stasiun Menjangan Kecil dengan stasiun Karang Gumuk sebesar 63,47%.
Penulis: Bambang Sulardiono
dan Boedi Hendrarto
Kode Jurnal: jpperikanandd140244