Pengaruh Pembelajaran Aktif Dengan Strategi Teka-Teki Silang Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Standar Kompetensi Melakukan Install Home Theater Di Smk Negeri 2 Surabaya
Abstrak: Salah satu penyebab
rendahnya hasil belajar adalah penggunaan model pembelajaran yang kurang tepat,
di mana dalam proses pembelajaran siswa cenderung pasif dan bosan. Oleh karena
itu dibutuhkan pengembangan model pembelajaran antara lain model pembelajaran
aktif Tujuan dari penelitian ini adalah
untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran aktif dengan strategi teka-teki
silang terhadap hasil belajar siswa pada standar kompetensi melakukan install
home theater.
Penelitian ini termasuk jenis penelitian experimental, dengan rancangan
penelitian Quasi Experimental Design dan desain grup the nonequivalent control
group design. Sampel dikelompokkan menjadi dua kelas, yaitu kelas eksperimen
dan kelas kontrol. Kelas eksperimen mendapat perlakuan menggunakan model
pembelajaran aktif dengan strategi teka-teki silang, sedangkan kelas kontrol
mendapat perlakuan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD.Tes
dilakukan sebelum (pre-test) dan sesudah perlakuan (post-test). Pre-test
berfungsi untuk mengukur seberapa besar kemampuan awal sampel dan post-test
berfungsi untuk mengukur hasil belajar sampel setelah diberikan perlakuan.
Dari hasil penelitian yang diperoleh yaitu Dari hasil belajar siswa
diperoleh thitung sebesar 2,668 dan nilai ttabel 1,671 pada taraf signifikan α
= 0,05. Dari hasil tersebut didapat bahwa nilai thitung > ttabel, sehingga
disimpulkan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran aktif
dengan strategi teka-teki silang lebih tinggi daripada hasil belajar siswa yang
menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Dengan rata-rata hasil
belajar untuk kelas eksperimen X AV-1 adalah 80,64 dan kelas kontrol X AV-2
adalah 76,60. Kemudian dari hasil analisis pada lembar observasi keterlaksanaan
pembelajaran didapat bahwa keterlaksanaan pembelajaran aktif dengan strategi
teka-teki silang adalah baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa
pembelajaran aktif dengan strategi teka-teki silang layak digunakan, serta
dapat dijadikan alternatif dalam proses belajar mengajar yang lebih menarik,
variatif dan dinamis.
Kata Kunci: model pembelajaran
aktif, strategi teka-teki silang, hasil belajar, melakukan install home theater
Penulis: Achmad Nafi, Edy
Sulistyo
Kode Jurnal: jptlisetrodd140737