Pembuatan Mesin Pengering Manisan Nanas Menggunakan Mikrokontroler Atmega16 sebagai Alat Bantu Praktikum Pengeringan pada Prodi TPHP di SMKN 1 Pujon
Abstrak: Tujuan dari
penelitian ini adalah (1) mengetahui kinerja sensor suhu dan kelembaban pada
prototipe mesin pengering manisan nanas, dan (2) mengetahui hasil penilaian
kelayakan dari guru prodi TPHP mengenai pembuatan mesin pengering manisan
nanas.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah R&D
(Research and Development). Uji kelayakan dilakukan dengan mengetahui hasil
dari observasi guru SMKN 1 Pujon terhadap mesin pengering. Analisis yang
digunakan untuk mengetahui hasil kelayakan menggunakan analisis rating dengan 4
kriteria yaitu tidak baik, cukup baik, baik, dan sangat baik.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) daya kerja pada mesin
pengering dilihat dari pengujicobaan sistem open-loop, plant model mesin
pengering manisan nanas termasuk model IPDT yang bersifat integrator dengan
nilai L= 5s, dan K*=0,000126. Sehingga penalaan kontrol PID mendapatkan nilai
Kp=1428,57, Ki=86,58, dan Kd=0 dapat menjadikan suhu memiliki nilai konstan
(40,04oC) dengan error maksimal sebesar 0,4%, (2) proses ujicoba pemakaian
diperoleh hasil analisis rating untuk waktu 100%, rasa 87,5%, bentuk 75%, warna
87,5%. Kelayakan yang diperoleh dari mesin pengering manisan nanas didapatkan
dari rata-rata yang diperoleh dari hasil rating sebesar 87,5%. Dengan demikian,
dapat disimpulkan bahwa mesin pengering manisan nanas memiliki kriteria sangat
baik dan layak digunakan sebagai alat bantu pengeringan manisan nanas.
Penulis: Achmad Macshhsu,
Bambang Poerwantono
Kode Jurnal: jptlisetrodd140740