LEVEL-LEVEL ABSTRAKSI DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA
Abstrak: Tulisan pada jurnal
ini bertujuan untuk mengetahui proses abstraksi mahasiswa dalam pemecahan masalah
matematika tentang Aplikasi Turunan tentang Nilai Ekstrim di Fakultas Teknik
Unesa. Manfaat tulisan ini adalah memberikan masukan kepada guru/dosen yang
mengajar matematika untuk dapat mengetahui proses abstraksi mahasiswa, sehingga
dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam menyusun rencana pembelajaran.
Permasalahannya adalah bagaimana proses abstraksi mahasiswa dalam
memecahkan/menyelesaikan masalah matematika yang terkait Aplikasi Turunan (Derivatif)
tentang Pengoptimuman. Abstraksi adalah sebuah aktivitas yang merupakan proses
mental dalam membentuk suatu konsep matematika yang melibatkan
hubungan-hubungan antar struktur atau objek-objek matematis. Pada tulisan ini,
abstraksi yang digunakan adalah abstraksi reflektif (theoretical abstraction),
yaitu mengacu pada kemampuan mahasiswa untuk memproyeksikan
(merekonstruksi/mengungkapkan kembali) dan mereorganisasi struktur yang diciptakan
dari aktivitas dan interpretasi siswa sendiri kepada suatu situasi baru.
Aktivitas-aktivitas abstraksi refleksi yang terlibat dalam setiap tahapan
adalah sebagai berikut: (1) pengenalan (recognition), (2) representasi
(representation), (3) abstraksi struktural (structural abstraction), dan (4)
kesadaran struktural (structural awareness). Sedangkan pemecahan masalah
matematika adalah proses menemukan jawaban matematika yang meliputi: memahami
masalah, merencanakan pemecahan masalah, melaksanakan rencana, dan memeriksa
kembali hasil yang diperoleh.
Penulis: Wiryanto
Kode Jurnal: jptlisetrodd140711