KARAKTERISTIK RHEOLOGI PETIS BERBASIS KEPALA DAN KULIT UDANG
ABSTRACT: Rheologi adalah ilmu
yang mempelajari perubahan bentuk dan aliran dari fluida serta bagaimana respon
fluida tersebut terhadap penerimaan tekanan dan tegangan. Di dalam dunia
industri, rheologi dimanfaatkan untuk pengembangan suatu produk. Dengan
mempelajari sifat rheologi, struktur masing masing produk dapat diketahui dan
hal tersebut dapat digunakan dalam perancangan alat-alat produksi dalam
industri petis. Mengingat pentingnya karakteristik rheologi, dilakukanlah
penelitian tentang rheologi pada petis, karena untuk memproduksi suatu produk
dalam skala industri perlu memperhatikan sifat atau karakteristik dari bahan
yang hendak diproduksi tersebut.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan jenis fluida petis dan
model yang paling tepat untuk mengkarakterisasi fluida petis serta untuk
menentukan pengaruh berbagai macam kondisi operasi terhadap parameter rheologi
pada model-model yang akan digunakan sedangkan manfaat dari penelitian ini
adalah untuk menambah pengetahuan mengenai rheologi pada petis sehingga dapat
meningkatkan hasil produksi dan kualitas petis dalam skala industri.
Penelitian akan menghasilkan data rheologi petis pada berbagai variasi
temperatur dan konsentrasi petis yang berupa nilai K (indeks konsistensi) dan n
(indeks aliran) serta nilai yield stress dan Ea (sensitivitas viskositas).
Variasi temperatur yang digunakan adalah 30oC, 50oC, 70oC sedangkan variasi
konsentrasi yang digunakan adalah 60%, 55%, 50% (b/b). Penelitian dibagi
menjadi dua tahap, penelitian pendahuluan dan penelitian utama. Penelitian
pendahuluan bertujuan untuk menentukan apakah petis termasuk ke dalam fluida
time-independent atau time-dependent dengan melakukan pengukuran viskositas
pada petis dengan menvariasikan kecepatan putaran dari rendah ke tinggi dan
sebaliknya. Apabila petis merupakan fluida time-independent maka model yang
digunakan yaitu Model Power Law, Casson dan Herschel Bulkley sedangkan apabila
petis merupakan fluida time-dependent maka model yang digunakan yaitu Model
Tiu-Boger. Untuk penelitian utama dilakukan pengukuran viskositas petis pada
rentang shear rate tertentu dengan variasi temperatur dan konsentrasi petis.
Penelitian ini menggunakan alat utama yaitu Rheometer DV-III Ultra dengan
spindle tipe RV-4.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa petis merupakan fluida
time-independent dan termasuk ke dalam fluida shear thinning. Pada setiap model
yaitu Power Law, Casson dan Herschel Bulkley, nilai K (indeks konsistensi) akan
semakin menurun apabila dikenakan temperatur yang semakin besar dan konsentrasi
petis yang semain kecil sedangkan nilai n (indeks aliran) tidak menunjukan
perubahan yang signifikan terhadap temperatur dan penambahan konsentrasi.
Selain itu, nilai yield stress dan Ea pada setiap model yang diterapkan, hasil
percobaan menunjukan bahwa semakin besar temperatur dan semakin kecil
konsentrasi petis maka nilai yield stress dan Ea akan semakin menurun. Untuk
model yang paling akurat dan cocok dalam menganalisa atau mengkarakteristik
fluida petis adalah model Casson dengan hasil R2 yang mendekati bahkan mencapai
angka 1.
Penulis: Yansen Hartanto
Kode Jurnal: jptindustridd150308