IMPLEMENTASI JAM TERSINKRONISASI DENGAN MENGGUNAKAN ARDUINO DAN PROTOKOL RS-485
ABSTRACT: Standar waktu di
lingkungan FTIS pada saat ini masih belum menggunakan standar baku yang dapat
diterima oleh seluruh warga FTIS. Terkadang perbedaan jam dapat membuat masalah
yang cukup rumit. Salah satu contohnya adalah pada saat ujian, baik itu UTS
atau UAS. Dosen diwajibkan membuka ruangan ujian pada saat 20 menit sebelum
ujian dimulai. Jam yang digunakan oleh dosen dan staf TU kadang tidak sama
sehingga membuat dosen terlalu cepat membuka atau bahkan terlambat untuk
mengambil arsip soal di TU. Masalah lain adalah perbedaan jam antara mahasiswa
dan ruang ujian, sehingga peserta ujian protes bahwa ruang ujian telah ditutup
sebelum jam yang seharusnya.
Dengan perkembangan teknologi di bidang hardware dan software, pembuatan
jam digital tersinkronisasi dianggap dapat membantu memecahkan permasalahan
yang terjadi di lingkungan FTIS. Dengan adanya standar jam baku yang digunakan,
mahasiswa, dosen dan warga FTIS yang lain tidak akan mengalami kebingungan saat
terjadi masalah yang berkaitan dengan waktu. Standar waktu yang digunakan
adalah standar waktu Greenwich Mean Time (GMT) +7, yang didapatkan langsung
dari internet. Jam digital yang menunjukkan waktu di lingkungan FTIS pun akan
secara otomatis menyesuaikan standar waktu GMT.
Penulis: Chandra Wijaya,
Pascal Alfadian
Kode Jurnal: jptindustridd150321