ANALISA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KENYAMANAN BERKENDARA PADA PENUMPANG KERETA API TAWANG JAYA MENGGUNAKAN STRUCTURAL EQUATION MODELLING
Abstract: Kereta api merupakan
salah satu moda transportasi dengan jumlah penumpang yang besar. Pengoperasian
kereta api Tawang Jaya merupakan salah satu upaya untuk mengakomodir rute
perjalanan Semarang – Jakarta dan sebaliknya. Studi pendahuluan mencatat bahwa
telah terjadi ketidaknyamanan pada kereta api Tawang Jaya yang diiringi dengan
penurunan jumlah penumpang. Penurunan jumlah penumpang mungkin disebabkan
karena ketidaknyamanan, sehingga banyak penumpang yang beraliih menggunakan
moda transportasi lain atau kereta jenis lain. Hal ini dibuktikan dengan
kenaikan jumlah penumpang kereta kelas bisnis dan eksekutif pada waktu yang
bersamaan. Studi ini bertujuan untuk mengetahui persepsi kenyamanan pada
perjalanan kereta api Tawang Jaya dengan menggunakan Structural Equation
Modelling (SEM) menggunakan software AMOS versi 21.0. Pendekatan Structural
Equation Modelling (SEM) digunakan untuk menjelaskan secara sistematis
kenyamanan pelanggan kereta api melalui beberapa faktor (suasana kabin, tempat
duduk, gejala mabuk perjalanan, faktor terowongan, keletihan dan kenyamanan
berkendara) serta menghitung pengaruh dari faktor-faktor tersebut terhadap
kenyamanan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa faktor yang secara langsung
berpengaruh signifikan terhadap kenyamanan berkendara adalah suasana kabin
dengan bobot sebesar 0.60. Sementara itu faktor yang secara tidak langsung
berpengaruh signifikan terhadap kenyamanan berkendara melalui mediasi keletihan
adalah tempat duduk dengan bobot sebesar 0.5394.
Penulis: Diana Puspita Sari,
Darminto Pujotomo, Sri Hartini, Faisal Adi Nugroho
Kode Jurnal: jptindustridd150208