VARIASI WAKTU PENGAPIAN TERHADAP PERFORMA DAN EMISI MESIN 1 SILINDER DENGAN PEMANAS
Abstract: Kendaraan bermotor
merupakan salah satu alat transportasi yang memerlukan engine sebagai penggerak
mulanya, baik roda dua maupun roda empat. Berkaitan dengan kenaikan jumlah
kendaraan yang sebagian besar menggunakan bahan bakar minyak sehingga memicu
jumlah kenaikan permintaan serta penggunaan bahan bakar yang semakin meningkat.
Penggunaan variasi waktu pengapian manifold standar dan modifikasi (pemanas)
sebagai alat pada mesin pembakaran agar dapat meningkatkan kinerja mesin dan
menurunkan emisi. Jenis penelitian ini adalah eksperimen, obyek penelitian
adalah sepeda motor Suzuki Shogun 110 cc tahun 2003 dan variasi waktu pengapian
menggunakan manifold standar dan modifikasi. Menggunakan putaran mesin 3000
rpm-8500 rpm dengan jarak interval 500 rpm. Penelitian ini menggunakan metode
pengujian rpm berubah pada beban penuh (Full Open Throttle Valve) dengan posisi
transmisi top gear yang berpedoman pada standart ISO 1585-1992 dan SNI 19 –
71118. 3 – 2005. Variasi waktu pengapian menggunakan pemanas yaitu 10°, 15°
(standar) dan 20° sebelum TMA. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis
deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi waktu pengapian manifold
standar dan modifikasi menaikkan torsi dan daya. Torsi tertinggi 8,2% pada 5000
rpm 20º sebelum TMA manifold modifikasi. Daya tertinggi 47,1% pada 3000 rpm 10º
sebelum TMA manifold standar. Penurunan tertinggi (fuel consumption) 39,0% pada
4500 rpm 10º sebelum TMA manifold modifikasi. Penurunan HC tertinggi sebesar
95,8% pada 3000 rpm 15º sebelum TMA manifold modifikasi. CO2 meningkat 35,0%
pada 8000 rpm 10º sebelum TMA manifold modifikasi. HC menurun sebesar 62,7%
pada 6500 rpm 10º sebelum TMA manifold modifikasi. O2 meningkat 619,6% pada
8500 rpm 15º sebelum TMA manifold modifikasi.
Penulis: HENNU Pradipta PRADIPTA
E, Indra Herlamba Siregar
Kode Jurnal: jptmesindd130604