STUDI KOMPARASI PERFORMA MESIN BERBAHAN BAKAR SOLAR DAN CAMPURAN SOLAR DENGAN VOLATILE FATTY ACID DEGRADED (VFAD) PADA MESIN DIESEL NISSAN D-22
Abstract: Pertumbuhan
kendaraan bermotor di Indonesia yang terus meningkat telah menyebabkan
bertambah besar pengunaan bahan bakar terutama bahan bakar minyak (BBM). Daya
yang dihasilkan oleh suatu motor bakar tergantung dari pembakaran campuran
bahan bakar dan udara yang terjadi di dalam ruang bakar (combustion chamber).
Ini bararti menggunakan solar dengan nilai setana tinggi menjadi mutlak. Namun
harga bahan bakar dengan nilai setana yang tinggi seperti Dex sangatlah mahal
sehingga membebani rakyat. Dalam menyikapi hal ini diperlukan pengungkit setana
(cetane booster) yang dapat mengungkit nilai setana sehingga menghasilkan
performa yang optimal sekaligus emisi bahan bakar rendah. Zat aditif alternatif
tersebut adalah campuran antara Volatile Fatty Acid Degraded (VFAD) dan
komposisi penyusunnya. Penelitian ini bermaksud untuk mengkomparasikan performa
Mesin Diesel Nissan D-22 yang berbahan bakar campuran VFAD dengan solar dan
solar murni. Jenis penelitian ini adalah eksperimen, objek penelitian adalah
Mesin Diesel Nissan D-22. Bahan bakar yang digunakan dalam penelitian adalah
solar (kelompok standart) dan kelompok eksperimen meliputi solar dicampur
VFAD 1ml, 2ml, 3ml, dan 4ml. Penelitian
ini bertujuan untuk membandingkan performa Mesin Diesel Nissan D-22 yang
berbahan bakar campuran VFAD dengan solar dan solar murni. Langkah awal sebelum
bahan diujikan adalah mencampur solar dengan VFAD dengan campuran 1 ml, 2 ml, 3
ml, dan 4 ml. Proses pencampurannya dengan cara di blending agar tercampur rata
dengan solar. Setelah itu diujikan pada kendaraan dengan menggunakan putaran
mesin 1000 rpm sampai 3000 rpm dengan range 500 rpm. Analisis data dilakukan
dengan metode deskripsi dengan memvariasikan rpm pada beban penuh (full open
throttle valve) yang berpedoman pada standar SAE J1349 yaitu Engine Power Test
Code-Spark Ignition and Compression Ignition-Net Power Rating. Berdasarkan
hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan bahan bakar campuran solar
dengan VFAD (1 ml, 2 ml, 3 ml dan 4 ml) pada Mesin Diesel Nissan D-22 lebih
baik dibandingkan dengan solar murni dari segi performa terutama pada campuran
2 ml. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan torsi optimal didapatkan dengan
VFAD 2 ml sebesar 9,73 kg.m dengan peningkatan presentase sebesar 8,67% pada
2000 rpm. Daya efektif optimal dengan VFAD 2 ml sebesar 32,241 PS dengan
peningkatan presentase sebesar 6,98% pada 2500 rpm. Sfc optimal pada VFAD 2 ml
sebesar 0,2816 kg/PS.jam dengan peningkatan presentase sebesar 12,15% pada 2000
rpm. Tekanan efektif rata-rata optimal pada VFAD 2 ml sebesar 0,353 kg/cm²
dengan peningkatan persentase sebesar 8,71%
pada 2000 rpm.
Penulis: WINARTO, MARSUDI
Kode Jurnal: jptmesindd140321