STUDI KELAYAKAN PEMBANGUNAN PROYEK AIR MINUM DALAM KEMASAN GALON (AMDK)

ABSTRAK: Penurunan  kualitas  air  PDAM  membuat  masyarakat  di  beberapa  wilayah  menggunakan  air  minum  dalam kemasan (AMDK) untuk kebutuhan sehari-hari, baik kebutuhan rumah tangga, kantor, sekolah dan di banyak kesempatan. Kebutuhan air minum dalam kemasan yang meningkat setiap tahunnya merupakan peluang industry yang dapat berkembang pesat dan semakin banyak persaingan didalamnya.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  menganalisis  kelayakan  investasi  pembangunan  pabrik  Air  Minum  Dalam Kemasan (AMDK). Metode Analisis penilaian kelayakan investasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan Studi Kelayakan Aspek Keuangan yaitu dengan metode Net Present Value ( NPV ), Revenue Cost Ratio ( RCR )Internal Rate of Return (IRR) dan Analisis Titik Impas ( Break Event Point ). Hasil penelitian menunjukan bahwa, NPV positif sesuai yang diharapkan, yaitu sebesar Rp.2.761.076.949. RCR diperoleh sebesar 1,46 > 1, IRR yang diperoleh adalah sebesar 40,03% lebih besar dari suku bunga komersil 12%, BEP diperoleh dalam jangka waktu 1 tahun 9 bulan, lebih cepat dari masa pengembalian modal pinjaman yaitu 10 tahun,  Hal  ini  berarti  bahwa  pembangunan  proyek  investasi  air  minum  dalam  kemasan  tersebut  layak  untuk dilaksanakan.
Kata kunci: Kelayakan, Investasi, Air Minum Dalam Kemasan (AMDK)
Penulis: Nadiya Ramadhani Putri, Siti Qomariyah, Kuswanto
Kode Jurnal: jptsipildd140716

Artikel Terkait :