PERBANDINGAN PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA KONSTRUKSI PADA JAM KERJA REGULER DAN JAM KERJA LEMBUR PADA PEMBANGUNAN GEDUNG BERTINGKAT DI SURABAYA

Abstract: Penggunaan jam lembur saat ini menjadi salah satu cara yang umum dilakukan untuk mengejar prestasi suatu pekerjaan. Jam lembur tentu akan mempengaruhi tingkat produktivitas tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan produktivitas tenaga konstruksi antara jam kerja reguler/normal dan jam kerja lembur. Pengambilan data dilakukan sebanyak 20 kali pengamatan. Objek penelitian yang diamati adalah tukang kayu bekisting dan tukang pembesian. Metode pengukuran yang digunakan untuk mengukur produktivitas adalah dengan pengukuran tingkat LUR (Labor Utility Rate) setiap pekerja dan pengukuran berdasarkan volume pekerjaan yang dihasilkan masing-masing kelompok kerja. Analisis statistik yang dipergunakan adalah menggunakan uji-t.
Hasil penelitian disimpulkan bahwa: (1) Produktivitas rata-rata setiap kelompok kerja pembesian pada jam kerja reguler sebesar 104 kg/OH atau 14,86 kg/manhours dan 42,6 kg/OH atau 10,65 kg/manhours pada jam kerja lembur. (2) Produktivitas rata-rata setiap kelompok kerja tukang kayu bekisting pada jam kerja regular sebesar 4,68 m2/OH atau 0,67 m2/manhours dan 2,43 m2/OH atau 0,60 m2/manhours pada jam kerja lembur. (3) Penurunan rata-rata produktivitas tenaga kerja konstruksi di Surabaya adalah sebesar 19,39%. Berdasarkan hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara produktivitas tenaga kerja pada jam kerja reguler/normal dan jam kerja lembur dimana t hitung > t tabel, atau 3.631 > 1.884.
Kata Kunci: Produktivitas, Jam Reguler, Jam Lembur
Penulis: AGUS NURHADI, MAS SURYANTO HS
Kode Jurnal: jptsipildd150189

Artikel Terkait :