PENYERAPAN DAN POROSITAS PADA BETON MENGGUNAKAN BAHAN POND ASH SEBAGAI PENGGANTI PASIR

Abstrak: Penangangan limbah pembakaran batubara pada pembangkit listrik tenaga uap di Lati kabupaten Berau Kalimantan Timur yang direkomendasikan badan pengelola dampak lingkungan adalah dengan cara membuang abu batubara ke dalam kolam-kolam yang dialiri air agar abu batubara tidak terbang yang menimbulkan polusi udara. Endapan atau kumpulan abu batubara dalam kolam pengendap yang dialiri air dinamakan Pond Ash. Penelitian ini memanfaatkan pond ash untuk campuran beton, dengan menguji pengaruh penggunaan pond ash sebagai pengganti sebagian agregat halus pasir dalam campuran beton, diteliti menggunakan spesimen berbentuk silinder diameter 100 mm dan tinggi 200 mm. Spesimen dibuat dengan mengambil perbandingan prosentase pond ash sebesar 0%: 5%: 10%: 15% dan 20% terhadap campuran beton dengan faktor air semen konstan 0.49. Pengujian porositas dalam campuran beton dilakukan setelah beton direndam selama 28 hari. Secara teori, semakin padat campuran beton semakin tinggi tingkat kepadatan sehingga porositasnya rendah dapat menghasilkan kekuatan tekan yang besar, sebaliknya semakin besar porositas, kekuatan beton semakin kecil dan semakin lemah. Tetapi dalam penelitian ini terjadi kebalikannya karena nilai penyerapan bahan pond ash sangat tinggi dibanding dengan penyerapan bahan pasir dan batu pecah, wajar apabila nilai porositas dalam campuran juga meningkat sesuai peningkatan komposisi pond ash nya. Karena partikel pond ash sangat halus sehingga dapat mengisi celah-celah antara agregat halus dan agregat kasar, membuat beton semakin padat walau porositasnya besar.
Kata Kunci: limbah abu batubara, pond ash, beton, porositas beton
Penulis: Tumingan, M. W Tjaronge, Victor Sampebulu, Rudy Djamaluddin
Kode Jurnal: jptsipildd160194

Artikel Terkait :