PENYELIDIKAN STRUKTUR UNTUK MENDAPATKAN DATA BAGI ANALISIS PENINGKATAN KAPASITAS GEDUNG
ABSTRAK: Jumlah mahasiswa
Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Bali meningkat drastis sejak dibukanya
program Diploma IV pada tahun 2013. Peningkatan ini tidak diikuti oleh
penyediaan jumlah kelas sehingga terjadi kekurangan kelas belajar. Salah satu
alternatif menambah jumlah kelas adalah menambah tingkat gedung yang ada dari 2
lantai menjadi 3 atau lebih. Alternatif ini membutuhkan analisis yang
komprehensif dan memerlukan data struktur yang lengkap. Penelitian ini
dilakukan untuk mendapatkan informasi dimensi, elevasi dan nilai kuat tekan
beton yang akan digunakan pada analisis peningkatan kapasitas gedung. Hal
tersebut harus dilakukan karena tidak diperoleh data sekunder tentang gedung.
Survey pengukuran dilakukan untuk mendapat data dimensi dan elevasi
sekaligus menjadi pengamatan visual. Hasilnya sebagai berikut: dimensi pondasi
telapak eksterior 20x150x150 cm, pedestal eksterior 30x50x150 cm, sloof 15x40
cm penulangan 422, kolom eksterior lantai I dan II 30x50 cm tinggi 450 dan 320
cm penulangan 826, kolom interior lantai I 30x30x450 cm penulangan 826, balok
longitudinal 20x40 cm penulangan 419 dan 219, balok transversal 30x50 cm
penulangan 319 dan 219, ring balok 15x30 cm penulangan 219 dan 219, tebal
plat lantai 14 cm. Secara visual tidak didapati elemen struktur yang mengalami
kerusakan seperti retak, pengelupasan, dll. Hasil survey dituangkan dalam
bentuk gambar denah, potongan, portal dan detail struktur.
Nilai kuat tekan beton diperoleh dengan metode Hammer Test, Ultra Pulse
Velocity (UPV) Test dan kuat tekan silinder beton inti dari hasil core drill.
Hasilnya sebagai berikut : kuat tekan pondasi telapak 223,87 kg/cm2, kolom
lantai I 231,59.kg/cm2, balok 221,14.kg/cm2, kolom lantai II 198,04.kg/cm2,
ring balok 211,14.kg/cm2, plat lantai 157,12.kg/cm2. Kuat tekan beton
karakteristik yang mewakili seluruh gedung adalah 205,74.kg/cm2.
Penulis: Fajar Surya
Herlambang, I Nyoman Ardika
Kode Jurnal: jptsipildd160200