PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN INJECTOR TESTER DAN ULTRASONIC CLEANER CNC-601A PADA MATA KULIAH PRAKTIK MOTOR BENSIN PROGRAM STUDI S-1 PENDIDIKAN TEKNIK MESIN

ABSTRAK: Praktik Motor Bensin adalah salah satu mata kuliah wajib tempuh bagi mahasiswa Prodi S-1 Pendidikan Teknik Mesin Otomotif FT UNESA. Mata kuliah yang berbobot 3 sks ini memiliki kompetensi dasar mahasiswa dapat melakukan tune up, bongkar pasang mesin, teknik pengukuran, dan mengetahui cara kerja komponen-kompenen motor bensin. Oleh karena itu, mahasiswa dituntut untuk memahami semua komponen yang ada dalam motor bensin. Namun pada kenyataannya, sebagian besar mahasiswa mendapat nilai di bawah 85 untuk Mata Kuliah Praktik Motor Bensin. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar mahasiswa pada Mata Kuliah Praktik Motor Bensin perlu dilakukan restrukturisasi Proses Belajar Mengajar (PBM), salah satunya adalah dengan penerapan modul, khususnya modul injector tester dan ultrasonic cleaner CNC-601A. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan modul pada Mata Kuliah Praktik Motor Bensin di Jurusan Teknik Mesin.
Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Prodi S-1 Pendidikan Teknik Mesin Otomotif FT UNESA yang memprogram Mata Kuliah Praktik Motor Bensin pada semester gasal tahun ajaran 2013/2014 dengan jumlah 28 mahasiswa. Jenis penelitian adalah penelitian pengembangan (development research) menggunakan model pengembangan Peter Fenrich yang terdiri dari 5 fase yaitu: (1) fase analisis, (2) fase perencanaan, (3) fase desain, (4) fase pengembangan, dan (5) fase penerapan. Instrumen penelitian berupa lembar validasi modul, lembar angket respon dosen, dan lembar angket respon mahasiswa. Setelah divalidasi dilakukan uji coba 1 dan 2 pada modul terdiri atas 28 orang mahasiswa. Analisis dengan menggunakan metode deskriptif.
Hasil validasi dari tiga dosen ahli teknik, tiga dosen ahli bahasa, dan tiga dosen ahli desain mendapat nilai rata-rata komponen pada validasi tahap 1 sebesar 3,89 dengan kategori cukup valid dan pada validasi tahap 2 sebesar 4,31 dengan kategori valid. Sedangkan hasil angket respon dosen terhadap modul injector tester dan ultrasonic cleaner CNC-601A dinyatakan sangat baik dengan persentase di atas 80% dan respon mahasiswa terhadap modul injector tester dan ultrasonic cleaner CNC-601A juga dinyatakan sangat baik pada uji coba 1 maupun uji coba 2 dengan persentase di atas 80%.
Kata Kunci: Modul, injector tester dan ultrasonic cleaner CNC-601, praktek motor bensin, validasi modul, dan angket respon
Penulis: Wahyu Nur Faridah, Warju warju
Kode Jurnal: jptmesindd140257

Artikel Terkait :