PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ADOBE FLASH CS5 PADA MATADIKLAT GAMBAR TEKNIK DI KELAS X TPM SMK KRIAN 1 SIDOARJO
Abstrak: Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis adobe
flash CS5 pada mata diklat gambar teknik dengan melalui tahapan prosedur
pengembangan dan dengan melalui validasi ahli media pembelajaran, untuk
mengetahui apakah dengan penerapan media pembelajaran yang dikembangkan dapat
meningkatkan hasil belajar siswa, untuk mengetahui respon siswa terhadap media
pembelajaran yang telah dikembangkan dan untuk mengetahui hambatan-hambatan
dalam pengembangan media pembelajaran.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada
model pengembangan menurut Luther (Sutopo, 2003: 32) yang terdiri dari enam
tahap, yaitu concept, design, material collecting, assembly, testing dan
distribution. Tetapi pada prosedur pengembangan ini, tahap distribution tidak
dilakukan karena keterbatasan yang dimiliki oleh peneliti. Media pembelajaran
dilakukan validasi oleh 3 ahli materi dan 3 ahli media dari SMK Krian 1
Sidoarjo. Penerapan media pembelajaran dilakukan di kelas X TPm 3 SMK Krian 1
Sidoarjo untuk mengetahui hasil belajar siswa dan respon siswa terhadap media
pembelajaran. Instrumen pengumpul data yang digunakan adalah angket validasi
oleh ahli materi dan ahli media, angket respon siswa dan tes hasil belajar
siswa. Analisis data dilakukan untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran,
respon siswa dan hasil belajar siswa.
Hasil dari penelitian ini adalah telah menghasilkan media pembelajaran
pada mata diklat gambar teknik dengan melalui 5 tahap prosedur pengembangan,
yaitu concept, design, material collecting, assembly dan testing. Hasil
validasi media pembelajaran oleh ahli materi sebesar 83,82% yang tergolong
kriteria sangat layak, ahli media sebesar 86,85% yang tergolong kriteria sangat
layak. Hasil pretest memperoleh nilai rata-rata 35,6 dan seluruh siswa tidak
tuntas, sedangkan posttest memperoleh nilai rata-rata 83,4, ketuntasan klasikal
92,1% dengan 35 siswa tuntas dan 3 siswa tidak tuntas. Respon siswa terhadap
media pembelajaran mendapatkan respon yang baik dengan persentase 77% yang
tergolong kriteria sangat menarik. Hambatan dalam penelitian ini adalah, (1)
Sebagian gambar animasi tidak sepenuhnya dapat dipahami oleh siswa dan
membingungkan siswa, sehingga diperlukan penjelasan dengan bantuan media yang
bersifat nyata, dan (2) Pemberian tes hasil belajar siswa tidak dilakukan
secara langsung menggunakan menu evaluasi pada media pembelajaran, karena
pembelajaran tidak dilakukan di ruang lab komputer sehingga tes dilakukan
dengan pemberian lembar cetak soal kepada masing-masing siswa.
Penulis: DAVIK NEO PALELUPU,
MOCHAMAD CHOLIK
Kode Jurnal: jptmesindd140302