Pengaruh Thermal Shock Terhadap Kekuatan Tarik dan Bending Komposit Resin Berpenguat Serat Rami
Abstrak: Perkembangan teknologi
komposit saat ini sudah mulai mengalami pergeseran, dari bahan komposit
berpenguat serat sintesismenjadi bahan komposit berpenguat serat alam. Serat
alam rami (Boehmeria Nivea) memiliki peluang untukdikembangkan sebagai media
penguatan pada resin polimer. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui
perubahan kekuatan tarik dan bending kompositresinberpenguat serat ramiakibat
pengaruh lingkungan. Dalam penelitian ini digunakan serat ramipintalan dengan
diameter 1.5 mm yang ditenun manual dan matriks polyester jenis resin bening..
Fraksi volume serat dan resin yang digunakan9% dan 91%.Tenunan serat
divariasikan baik dengan perlakuan NaOH 20% maupun tanpa perlakuan alkali.
Komposit dipanaskan di dalam oven listrik pada temperatur 1000C selama 1 jam,
kemudian dilakukan pendinginan dengan merendam komposit pada dengan variasi
siklus thermal shock 5, 10, 15, dan 20. Spesimen uji tarik dan uji bending
dibuat berdasarkan ASTM D638 dan ASTM D790-03.Hasil penelitian menunjukkan Kekuatan
tarik dari komposit resin berpenguat serat rami dengan perlakuan NaOH 20%
rata-rata turun 25,66 % dari kekuatan tarik maksimum sebesar 38.4 MPa dan turun
24.51% dari kekuatan tarik maksimum sebesar 29.08 MPa untuk serat tanpa
perlakuan NaOH akibat perlakuan thermal shock. Kekuatan bending dari komposit
resin berpenguat serat rami dengan perlakuan NaOH mengalami penurunan rata-rata
14.14 % dari kekuatan bending maksimum sebesar 75.08 MPa dan mengalami
penurunan 17.34% dari kekuatan bending maksimum sebesar 49.57 MPa untuk serat
tanpa perlakuan NaOH akibat pengaruh thermal shock.Bentuk patahan spesimen
komposit setelah diberikan perlakuan thermal shock menunjukkan semakin getasnya
stuktur dari komposit dan semakin rapuhnya serat rami baik dengan maupun tanpa
perlakuan NaOH
Penulis: Rozi Saferi, Hendery
Dahlan, Mulyadi Bur Mulyadi Bur
Kode Jurnal: jptmesindd150166