PENGARUH TEKANAN WATER SPRAYER PADA TRAP JENIS WET SCRUBBER TERHADAP VISUALISASI, TEMPERATUR DAN TINGGI NYALA API GASIFIKASI BATOK KELAPA
Abstrak: Hampir semua sektor
dalam kehidupan manusia membutuhkan energi terutama di sektor industri. Namun
menipisnya cadangan minyak bumi yang selama ini menjadi sumber energi utama,
memaksa manusia untuk meningkatkan efisensi dalam penggunaan minyak bumi dan
mencari sumber energi alternatif yang dapat diperbaharui. Biomassa memiliki
energi yang besar, namun penggunaanya masih sekitar 10 % dari potensi yang ada.
Gasifikasi merupakan proses konversi energi dari bahan padat (biomassa) menjadi
syn gas (gas hasil sintesa) yang nantinya dapat digunakan sebagai bahan bakar.
Tekanan water sprayer pada trap akan berpengaruh terhadap kualitas dari syn
gas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tekanan water sprayer
pada trap jenis wet scrubber terhadap visualisasi, temperatur dan tinggi nyala
api pada gasifikasi batok kelapa menggunakan gasifier tipe up draft. Jenis
penelitian ini adalah eksperimental. Obyek yang digunakan adalah batok kelapa
dengan ukuran luas permukaan 2 cm2 sampai 4 cm2. Variabel bebas dalam
penelitian ini adalah tekanan water sprayer, yaitu 0,5 kg/cm2, 1 kg/cm2, 1,5
kg/cm2, 2 kg/cm2, 2,5 kg/cm2, 3 kg/cm2, dan 3,5 kg/cm2. Variabel terikat dalam
penelitian ini adalah visualisasi, temperatur dan tinggi nyala api. Hasil
penelitian gasifikasi biomasa ini adalah sebagai berikut, (1) hasil nyala api
yang tertinggi adalah pada tekanan air sprayer 0,5 kg/ yaitu 35 cm, (2) hasil temperatur nyala api
yang paling besar yaitu sebesar 3650C pada tekanan sprayer 3,5 kg/ sebesar 3650C. (3) Sedangkan untuk
visualisasi nyala api menghasilkan pernyataan bahwa semakin besar tekanan water
sprayer,maka semakin biru warna nyala api yang dihasilkan.
Penulis: Eka Agus Priana, Drs.
Marsudi. M,Pd
Kode Jurnal: jptmesindd150181