PENGARUH PENYEMPITAN JALAN TERHADAP KARAKTERISTIK LALU LINTAS (STUDI KASUS: PEMBANGUNAN FLY OVER DI JALAN RAYA PALUR KM 7,5)
Abstrak: Salah satu masalah
transportasi adalah penyempitan jalan. Penyempitan jalan adalah suatu bagian
jalan dengan kondisi kapa-sitas lalu lintas sesudahnya (down stream) lebih
kecil dari bagian masuk (up stream). Penelitian ini berlokasi di Jalan Raya
Palur km 7,5 Surakarta. Jalan Raya Palur harus melayani arus lalu lintas yang
cukup besar. Oleh karena itu ruas jalan harus mampu beroperasi secara maksimal.
Sedangkan saat ini sedang dilakukan pembangunan fly over yang menyebabkan
penyempitan ja-lan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui arus maksimum,
kerapatan maksimum dan kecepatan bebas pada jalan sebe-lum menyempit, jalan
menyempit dan jalan setelah menyempit, untuk mengetahui hubungan antara arus,
kecepatan dan ke-rapatan lalu lintas, untuk mengetahui nilai gelombang kejut
pada penyempitan jalan. Penelitian dilakukan pada hari Senin dan Rabu, pada
pagi hari jam 06.00-08.00 dan sore hari pada 16.00-18.00. Perhitungan
berdasarkan metode linier greenshield. Ber-dasarkan analisis,
arus maksimum terbesar
terdapat pada penggal
jalan sebelum penyempitan
yaitu sebesar 3552,1909 smp/jam, kerapatan maksimum
terbesar pada penggal jalan sebelum penyempitan yaitu sebesar 262,0429 smp/km,
dan ke-cepatan bebas terbesar terdapat pada setelah penyempitan yaitu sebesar
30,9256 km/jam. Hubungan antara arus, kecepatan dan kerapatan menunjukkan hasil
hubungan yang signifikan (nilai R2 > 0,6). Terdapat gelombang kejut pada
waktu pagi hari dan sore hari baik pada hari Senin maupun Rabu.
Penulis: Anisa Satrianingtyas
Indraswari, Agus Sumasono, Djumari
Kode Jurnal: jptsipildd140707