PENGARUH PENGGUNAAN VARIAN BAHAN KABEL TEGANGAN TINGGI TERHADAP DAYA HANTAR LISTRIK PADA SISTEM PENGAPIAN KENDARAAN BERMOTOR
Abstrak: Pembakaran sempurna
dalam suatu mesin pembakaran dalam, menjadi kunci pokok dalam indikasi suatu
mesin dengan performa yang baik, ramah lingkungan dan mempunyai efisiensi bahan
bakar yang baik. Pengapian haruslah tepat waktu. Namun pengapian atau ignition
yang tepat, dirasa masih belum cukup untuk menunjang pembakaran yang sempurna
jika loncatan bunga api belum mampu membakar semua bahan bakar di dalam
silinder (bunga api besar). Dalam menyikapi hal ini diperlukan komponen sistem
pengapian yang mampu menunjang agar tegangan untuk pengapian bisa lebih besar.
Penelitian ini bermaksud mencari bahan inti kabel yang mampu menghantarkan
tegangan yang paling besar, untuk menunjang pengapian sempurna pada mesin
berkapasitas 160 cc. Kabel tegangan tinggi atau ignition cable merupakan media
penghantar listrik bertegangan tinggi untuk dihantarkan menuju busi
(pengapian). Inti (core) dari kabel tegangan tinggi yang digunakan dalam
penelitian adalah inti dari serat karbon, stainless stell, Alumunium dan
tembaga (standart). Data diambil di tiap kelipatan 500rpm, dari putaran
terendah 1500 rpm hingga 9000 rpm. Dan data tegangan tinggi diperoleh dari Volt
meter (Voltstick) pada setiap varian bahan inti kabel. Teknik yang digunakan
dalam pengumpulan data yaitu dengan cara melakukan eksperimen melalui pengujian
terhadap obyek yang akan diteliti dan mencatat data-data yang hasilkan. Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan varian kabel tegangan tinggi
(eksperimen) pada mesin berkapasitas 160 cc menghasilkan perbedaan tegangan
dari kabel standart. Peningkatan tegangan tertinggi yaitu sebesar 17,61% dengan
menggunakan kabel berinti Alumunium berdiameter 1,02 mm, peningkatan tegangan
12,44% dengan menggunakan kabel berinti serat karbon berdiameter 2,32 mm dan
peningkatan tegangan 6,76% dengan menggunakan kabel berinti Stainless steel.
Bahan (core) kabel tegangan tinggi mempengaruhi proses penghantaran listrik.
Selain itu diameter kawat juga berperan dalam proses penghantaran listrik.
Penggunaan kabel eksperimen mampu meningkatkan proses penghantaran listrik
dengan baik, guna menyempurnakan proses pengapian yang sempurna,
Penulis: SOFFYANTO PANDU
WIJANARKO, A. GRUMMY WAILANDUW
Kode Jurnal: jptmesindd140362