EKSPERIMEN PEMBUATAN BIOETANOL BERBAHAN BAKU UMBI SUWEG (Amorphophallus campanulatus) SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF
ABSTRAK: Bahan Bakar Minyak
(BBM) merupakan salah satu energi dengan persentase konsumsinya terbesar dan
terus mengalami peningkatan tiap tahunnya. Selain itu, dengan diiringi
peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap transportasi, mengakibatkan
kelangkaan bahan bakar minyak di Indonesia. Sehingga pemerintah berupaya
mencari sumber bahan bakar alternatif nonfosil yang dapat diperbarui sebagai
pengganti BBM. Salah satu sumber energi alternatif tersebut yaitu bioetanol.
Tumbuhan yang dapat menghasilkan bioetanol adalah tumbuhan yang memiliki
kandungan karbohidrat, misalnya suweg. Suweg merupakan tanaman penghasil umbi
yang berkerabat dekat dengan bunga bangkai raksasa. Umbi suweg memiliki
kandungan karbohidrat sebesar 18%. Jenis penelitian ini adalah eksperimen, dengan
tiga tahapan proses. Proses pertama yaitu tahap persiapan, 250 gram umbi suweg
dikukus kemudian ditumbuk dan dicampur dengan 500 ml air. Proses kedua yaitu
fermentasi (peragian) dengan bantuan ragi Saccharomyces cerevisiae (ragi tape)
dengan variasi 4 gram, 6 gram, 8 gram dan 10 gram dan lama fermentasi selama 1
hari, 2 hari, 3 hari dan 4 hari. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan kadar
bioetanol yang paling optimal. Proses terakhir distilasi, yaitu pemisahan kadar
etanol dan air dengan suhu 780C. Dari rancangan penelitian, peneliti
mendapatkan perbandingan parameter yang optimal yaitu jumlah umbi suweg 250
gram, jumlah air 500 ml, jumlah ragi 6 gram dan lama fermentasi 4 hari
dihasilkan kadar etanol 26%. Perbandingan parameter optimal tersebut menjadikan
peneliti untuk memproduksi bioetanol dalam skala besar untuk bisa diuji
karakteristiknya. Perbandingan 1000 gram umbi suweg : 2000 ml air : 24 gram
ragi difermentasi selama 4 hari menghasilkan 160 ml bioetanol dengan kadar
94,86% dengan tahapan distilasi bertingkat. Dan dari uji karakteristik
bioetanol dari umbi suweg ini didapatkan bahwa nilai kalori 5892 Kcal/kg, flash
point 180C, pour point <-700C, viskositas 5 cPs, dan density 0,82032
gram/cm3.
Penulis: ACH QOMARUDDIN,
MARSUDI
Kode Jurnal: jptmesindd140363