PENGARUH PENGGUNAAN LIMBAH BATU ONYX SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR PADA CAMPURAN BETON TERHADAP KUAT LENTUR BETON
ABSTRACT: Beton merupakan
Bahan yang didapat dengan mencampurkan semen portland atau semen hidrolik yang
lain, agregat halus, agregat kasar dan air, dengan atau tanpa bahan tambahan
yang membentuk masa padat. Penggunaan beton yang masih mendominasi dewasa ini,
membuat kebutuhan bahan material kerikil semakin meningkat. Di sisi lain terdapat beberapa lingkungan yang
menghasilkan limbah padat. Sehingga menuntut adanya inovasi dalam pembuatan
bahan material beton. Salah satunya dilakukan penelitianmemanfaatkan limbah batu
onyx yang memiliki porositas kecil sehingga dapat mengurangi penyerapan air pada agregat yang
diharapkan dapat digunakan sebagai bahan alternatif pengganti agregat kasar
kerikil pada beton. Salah satu sifat mekanik beton yang perlu diperhatikan
adalah kuat lentur beton, yaitu kuat tarik beton tak langsung dalam keadaan
lentur akibat momen dari beton. Metode pengujian yang digunakan dengan balok
uji sederhana yang dibebani terpusat di tengah bentang di atas dua perletakan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggantian kerikil
dengan batu onyx terhadap kuat lentur beton dan mengetahui faktor air semen
yang paling optimal. Balok uji yang dipakai yaitu berukuran 60 cm x 15 cm x 15
cm dengan mutu K 200 dan menggunakan macam variasi faktor air semen 0,4, 0,5,
dan 0,6.Hasil Penelitian menunjukkan beton dengan menggunakan agregat kasar
batu onyx FAS 0,4 memiliki kuat lentur rata-rata 5,351 Mpa dan 5,092 untuk
agregat kerikil dengan selisih 4,840%. FAS 0,5agregat kasar batu onyx memiliki
kuat lentur rata-rata 4,157 Mpa dan 4,551 untuk agregat kerikil dan 4,551 Mpa
dengan selisih 8,657%. FAS 0,6 agregat kasar batu onyx memiliki kuat lentur
rata-rata 3,128 Mpa dan 3,278 Mpa untuk agregat kerikil dengan selisih 4,795%.
Dan FAS yang paling optimum pada penelitian ini adalah FAS 0,4 dan penggunaan
limbah batu onyx dapat digunakan sebagai alternatif bahan pengganti agregat
batu kerikil untuk beton struktural.
Penulis: Beta Taufiq Raya,
Edhy Wahyuni Setyowati, Retno Anggraini
Kode Jurnal: jptsipildd160143