PENGARUH PENAMBAHAN SERAT GALVALUM PADA BETON RINGAN DENGAN TEKNOLOGI FOAM TERHADAP KUAT LENTUR, TOUGHNESS, DAN STIFFNESS

Abstrak: Beton merupakan bagian terpenting dalam struktur yang memiliki kuat desak tinggi, mudah dibentuk, harga yang murah, dan tahan terhadap cuaca dan lingkungan sekitar. Beton ringan foam merupakan beton yang dibuat tanpa agregat kasar dalam campuran disertai bahan tambah foam agent (cairan busa). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penambahan serat galvalum terhadap kuat lentur, toughness, dan stiffness beton ringan foam berserat galvalum. Metode dalam penelitian ini yang digunakan adalah metode eksperimental yang kemudian dilakukan analisis secara teoritis. Nilai kuat lentur pada serat 0%; 0,25%; 0,5; dan 1% berturut-turut adalah 104,28 t/m2; 110,31 t/m2; 182,99 t/m2; dan 134,98 t/m2, pada serat 0,5% terjadi kenaikan kuat lentur sebesar 75,48 %. Nilai Toughness terbesar terjadi pada penambahan serat 0,5% dengan nilai 1407 Nmm mengalami perubahan sebesar 121,92 %. Stiffness dengan kadar serat galvalum sebesar 0%, 0,25%, 0,5%, 1% yang diuji pada umur 28 hari adalah 5001,65 N/mm; 7277,67 N/mm; 8472,88 N/mm dan 7957,14 N/mm. Penambahan kadar serat sebesar 0,5% menghasilkan nilai Stiffness sebesar 69,40 % dibandingkan dengan beton ringan foam tanpa serat.
Kata Kunci: Beton ringan, Foam agent, Serat galvalum, Kuat lentur, Toughness, Stiffness

Penulis: Purnawan Gunawan, Wibowo, Dewana Istiyan Primasatya
Kode Jurnal: jptsipildd140644

Artikel Terkait :