PENGARUH PENAMBAHAN CAT PADA AGREGAT KASAR BATU PUMICE TERHADAP KEKAKUAN BALOK BETON BERTULANG DUA TUMPUAN
ABSTRACT: Beton adalah suatu
bahan bangunan dan konstruksi yang sifat-sifatnya dapat ditentukan lebih dahulu
dengan mengadakan perencanaan dan pengawasan yang teliti terhadap bahan yang
dipilih.
Hasil penelitian didapatkan bahwa
balok beton bertulang menggunakan agregat kasar normal dapat menahan beban
1620,677 kg, balok beton bertulang menggunakan agregat kasar batu pumice tanpa
pelapisan cat dapat menahan beban 1487,343 kg, Balok beton bertulang
menggunakan agregat kasar normal
memiliki nilai berat volume sebesar 2519,444 kg/mm3, balok beton bertulang menggunakan agregat kasar
batu pumice tanpa pelapisan cat memiliki berat volume sebesar 2134 kg/mm3,
balok beton bertulang menggunakan agregat
kasar batu pumice dengan pelapisan cat memiliki berat volume sebesar 2080,556
kg/mm3. Balok beton bertulang menggunakan agregat kasar normal memiliki nilai kekakuan sebesar 213,9202
kg/mm, balok beton bertulang menggunakan
agregat kasar batu pumice tanpa pelapisan cat memiliki nilai kekakuan sebesar
187,287 kg/mm, balok beton bertulang
menggunakan agregat kasar batu pumice dengan pelapisan cat memiliki nilai
kekakuan sebesar 179,406 kg/mm3. Dari hasil kekakuan yang diperoleh nilai
perbandingan selisih antara kekakuan balok beton bertulang menggunakan agregat
kasar normal dengan balok beton bertulang menggunakan agregat kasar batu pumice
tanpa pelapisan cat sebesar 14,22%, nilai perbandingan selisih antara kekakuan
balok beton bertulang menggunakan agregat kasar normal dengan balok beton
bertulang menggunakan agregat kasar batu pumice dengan pelapisan cat sebesar
19,238%, nilai perbandingan selisih antara kekakuan balok beton bertulang
menggunakan agregat kasar batu pumice tanpa pelapisan cat dengan balok beton
bertulang menggunakan agregat kasar batu pumice dengan pelapisan cat sebesar
4,393%.
Penulis: Ari Tri Kurniawan,
Sri Murni Dewi, Ming Narto Wijaya
Kode Jurnal: jptsipildd160148