PENGARUH METALLIC CATALYTIC CONVERTER TEMBAGA BERLAPIS KROM DAN AIR INDUCTION SYSTEM (AIS) TERHADAP REDUKSI EMISI GAS BUANG YAMAHA NEW JUPITER MX
Abstrak: Mesin bensin dalam
proses kerjanya dapat menghasilkan berbagai polutan seperti karbon monoksida
(CO), hidrokarbon (HC), nitrogen oksida (NOx), dan timbal (Pb). Salah satu cara
untuk mengurangi emisi gas buang adalah dengan pemasangan catalytic converter
pada saluran pembuangan gas (knalpot) kendaraan bermotor. Tujuan penelitian ini
adalah mengetahui efektifitas metallic catalytic converter tembaga berlapis krom
(CuCr) dan teknologi air induction system (AIS) sebagai bahan katalis untuk
mereduksi emisi gas buang sepeda motor. Objek penelitian adalah sepeda motor
Yamaha New Jupiter MX tahun 2011. Penelitian ini dilakukan di Lab. Pengujian
Performa Mesin Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri
Surabaya. Sampel pada penelitian ini ada lima, yaitu knalpot standar dengan
AIS, knalpot standar tanpa AIS, sampel 1 (katalis CuCr 3mm+AIS), sampel 2
(katalis CuCr 5mm+AIS), dan sampel 3 (katalis CuCr 7mm+AIS). Standar pengujian
emisi gas buang berdasarkan SNI 19-7118.3-2005. Instrumen penelitian yang
digunakan adalah inertia chasis dynamometer, rpm counter, thermocouple,
thermometer, manometer, stopwatch, sound level meter, dan exhaust gas analyzer.
Analisis data menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Dari hasil penelitian
disimpulkan bahwa reduksi emisi CO dengan katalis CuCr tinggi lekukan 3 mm, 5
mm, 7 mm, dan AIS rata-rata sebesar 58,19%, 55,11%,dan 46,33%. Peningkatan gas
buang O2 dengan katalis CuCr tinggi lekukan 3 mm, 5 mm, 7 mm, dan AIS rata-rata
sebesar 59,15%, 45,32%, dan 24,80%. Peningkatan emisi CO2 dengan katalis CuCr
tinggi lekukan 3 mm, 5 mm, 7 mm, dan AIS rata-rata sebesar 15,83%, 11,04%,dan
7,31%. Sedangkan reduksi emisi HC dengan katalis CuCr tinggi lekukan 3 mm, 5
mm, 7 mm, dan AIS rata-rata sebesar 36,49%, 23,46%,dan 11,36%.
Penulis: MUCHAMAD SUDJADA C,
WARJU
Kode Jurnal: jptmesindd140399