PENGARUH HASIL PENGELASAN LAS TIG TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN KETANGGUHAN PADA MATERIAL BAJA KARBON RENDAH
Abstract: Pengembangan
teknologi di bidang konstruksi yang semakin maju tidak dapat dipisahkan dari
pengelasan, karena pengelasan mempunyai peranan penting dalam rekayasa dan reparasi
logam. Terdapat beberapa faktor yang berpengaruh terhadap hasil dari proses
pengelasan tersebut diantaranya adalah tegangan busur, kecepatan pengelasan,
besarnya penembusan, polaritas listrik dan penentuan besarnya arus. Dari
beberapa faktor yang ada, maka muncul beberapa permasalahan, diantaranya
pengaruh variasi arus terhadap hasil kekuatan tarik dan ketangguhan dengan
menggunakan las TIG (Tungsten Inert Gas) pada material baja karbon rendah.
Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen. Dalam penelitian ini, spesimen
yang digunakan sebanyak 18 spesimen yang akan dikenai perlakuan berbeda dalam
proses pengerjaannya, yaitu berbeda variasi arus listrik yang digunakan yaitu
arus 80A, 100A dan 120A. Uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah untuk mengukur
kekuatan tarik dan kekuatan bending las TIG (Tungsten Inert Gas) pada material
baja karbon rendah. Hasil kuat tarik yang terbaik atau tertinggi yang dapat
digunakan untuk konstruksi – konstruksi yang membutuhkan nilai kekuatan tarik
tinggi adalah 26.92 kg/mm² yang diperoleh dari hasil pengelasan las TIG
(Tungsten Inert Gas) dengan arus 120 A. Sedangkan hasil kuat bending yang
terbaik atau tertinggi yang dapat digunakan untuk konstruksi – konstruksi yang
membutuhkan nilai kekuatan bending tinggi adalah 81.50 kg/mm² yang diperoleh
dari hasil pengelasan las TIG (Tungsten Inert Gas) dengan arus 80A.
Penulis: EKO PRASETYO, DJOKO
SUWITO
Kode Jurnal: jptmesindd140351