PELAKSANAAN BIMBINGAN DAN KONSELING PADA PESERTA DIDIK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SMP NEGERI INKLUSI KABUPATEN SIDOARJO
Abstract: Perkembangan pesat
di dunia pendidikan yang dilaksanakan pemerintah di tahun 2000 yaitu pendidikan
inklusif yang merupakan pengembangan sebelumnya di tahun 1980 pendidikan
integrasi yaitu pendidikan sekolah reguler yang menerima dan mengakomodasi
seluruh peserta didik tanpa melihat ketunaan/berkebutuhan khusus yaitu peserta
didik dengan hambatan kesulitan belajar, tunagrahita, tuna daksa, hambatan
emosional serta hambatan dalam aspek geografis dalam satu lingkup sekolah. Hal
tersebut yang menjadikan daya tarik peneliti dari sudut Bimbingan dan
konseling. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan
pelaksanaan bimbingan konseling pada peserta didik berkebutuhan khusus di SMP
Negeri Inklusi kabupaten Sidoarjo yang berupa program dan layanan yang
diberikan, pelaksanaan, faktor yang menghambat serta vaktor yang mendukung
dalam pelaksanaannya yang menarik untuk diketahui. Responden dalam penelitian
ini adalah Kepala Sekolah, Guru Bimbingan Konseling (BK) dan Guru Pendamping
Khusus (GBK).
Hasil dari penelitian ini yaitu pelaksanaan bimbingan dan konseling pada
peserta didik berkebutuhan khusus di SMP Negeri Inklusi kabupaten Sidoarjo
menggunakan pola 17 plus, program yang terdapat di dalamnya 6 bidang bimbingan,
9 kegiatan layanan dan 5 kegiatan pendukung. Sedangkan pelaksanaan terdapat
permasalahan yang dihadapi oleh peserta didik berkebutuhan khusus yang
disebabkan oleh lingkungan sekitar baik sekolah, masyarakan dan keluarga
pelaksanaan bimbingan konseling dilaksanakan guru BK di bantu oleh GBK. Adanya
hambatan dan faktor pendukung dalam pemberian layanan
Penulis: MOH.JOKO SLAMET,
Titin Indah Pratiwi
Kode Jurnal: jpbkdd160107