OPTIMALISASI BALOK CASTELLA DENGAN PERGESERAN LUBANG KE BAWAH YANG DIBEBANI PADA BAGIAN YANG UTUH

Abstract: Penggunaan baja kastela dalam pelaksanaan konstruksi akan memperoleh suatu penghematan biaya yang cukup berarti dari segi penggunaan material baja, di samping itu lebih bersifat padat karya. Penambahan lebar profil yang lebih tinggi dari aslinya, menjadikan momen inersia dan modulus penampang bertambah serta kapasitas lentur, lendutan, dan geser meningkat.
Jenis penelitian ini adalah penelitian uji laboratorium yang menggunakan profil baja sebagai bahan utama dalam penelitian. Pada penelitian ini akan dibuat enam benda uji, satu benda uji bahan dan lima benda uji baja castellated beam. Perbandingan dTa dan dTb yang digunakan pada penelitian ini yaitu, BU1 : dтb = dтa, BU2 : dтb = 15% dтa, BU3: dтb = 30% dтa, BU4: dтb =  45% dтa, BU5: dтb =  60%   dтa yang kemudian akan diuji lendutannya.  
Hasil penelitian menunjukkan pergeseran lubang balok kastela ke bawah akan memperluas daerah tekan. Semakin luas daerah tekan maka nilai momennya semakin besar. Nilai tegangan tarik hampir sama dengan nilai tegangan tekan sehingga tegangan dapat tersalurkan secara merata. Perhitungan Vu < Vn  sebagai perencanaan kuat geser telah terpenuhi. Selain itu perluasan daerah tekan juga mempengaruhi besar nilai lendutan dan buckling. Jadi, ditinjau dari indikasi momen, kekuatan geser, tegangan, lendutan, dan buckling penampang balok kastela yang paling optimal yaitu benda uji 3 (dтb = 30% dтa) dengan kekuatan lentur sebesar 16,15 % melebihi kekuatan balok kastela normal.
Kata Kunci: Balok kastela, kuat lentur, momen, dTa dan dTb
Penulis: MURNIYATI, SUPRAPTO
Kode Jurnal: jptsipildd150212

Artikel Terkait :