KAJIAN PEWARNA DAUN PANDAN WANGI PADA PROSES PENCELUPAN KOMPONEN OTOMOTIF

ABSTRACT: Larutan yang berasal dari bahan anorganik, seperti krom, menghasilkan limbah yang dapat membahayakan lingkungan. Daun pandan wangi sebagai bahan organik menghasilkan limbah yang tidak berbahaya bagi lingkungan karena dapat langsung diuraikan oleh lingkungan. Selain menghasilkan permukaan yang keras dan tahan gesek pada aluminium, pewarnaan dalam proses pencelupan (anodising) menggunakan daun pandan wangi memberikan tampilan logam aluminium menjadi lebih menarik, seperti pada accecoris sepeda motor.  Proses pewarnaan dilakukan dengan mencelup aluminium pada larutan asam sulfat  dengan pewarna daun pandan wangi. Tujuan penelitian adalah untuk menemukan (a) adanya perbedaan pengaruh lama pencelupan terhadap warna lapisan yang dihasilkan pada aluminium; dan (b) adanya perbedaan pengaruh kepekatan larutan pandan wangi terhadap warna lapisan yang dihasilkan pada aluminium. Penelitian menggunakan rancangan eksperimental dengan desain  faktorial 4x4. Hasil penelitian menunjukkan (a) terdapat perbedaan pengaruh lama pencelupan terhadap warna lapisan hasil pencelupan pada aluminium, dan  (b) terdapat perbedaan pengaruh kepekatan larutan terhadap warna lapisan hasil pencelupan pada aluminium, dengan menggunakan bahan pewarna dari daun pandan wangi.
Kata Kunci: daun pandan, anodising, aluminium
Penulis: Eddy Rudiyanto
Kode Jurnal: jptmesindd120350

Artikel Terkait :