KAJIAN KINERJA TERMINAL TALANGAGUNG DI KEPANJEN KABUPATEN MALANG
ABSTRACT: Terminal Talangagung
terletak di Kepanjen, Kabupaten Malang, terminal ini berfungsi untuk menunjang tranportasi umum di wilayah-wilayah
kabupaten, tetapi sarana dan prasarana yang ada di terminal talangagung masih kurang
memadai untuk para penggunanya, dari mulai kondisi fisik terminal, petugas,
sampai trayek di terminal tersebut masih kurang diperhatikan kenyamanan dan
kelayakannya. Dengan permasalahan tersebut peneliti ingin mengetahui, kinerja
operasional terminal Talangagung Kabupaten Malang, kinerja pelayanan Terminal
Talangagung, serta strategi pengembangan Terminal Talangagung. Dalam kajian ini
peneliti menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA) untuk
mengidentifikasi faktor-faktor kinerja penting apa yang harus ditunjukkan oleh
UPTD Terminal Talangagung dalam memenuhi kepuasan para pengguna jasa mereka
(Penumpang angkutan umum) dengan menggunakan sampel sebanyak 330 responden.
Dari analisis tersebut dilakukan analisis pengembangan menggunakan analisis
SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, dan threats), IFAS (internal factor
analysis summary) – EFAS (external factor analysis summary) variabel untuk SWOT
diambil dari analisis kinerja, metode IPA, dan hasil kuisioner dengan responden
sebanyak 100 orang, dan juga digunakan analisis dengan metode Headway untuk
mengetahui waktu antara kedatangan atau keberangkatan dari kendaraan pertama
dan kedatangan atau keberangkatan dari kendaraan berikutnya yang diukur pada
titik tertentu. Survei headway di lakukan pada pintu kedatangan dan pintu keberangkatan
angkutan di dalam terminal Talangagung. Dari anilisis Headway secara umum dapat
disimpulkan bahwa headway rata-rata yang
terjadi banyak dijumpai headway yang dibawah dan diatas standar headway ideal
SK Dirijen Perhubungan Darat No 687 Tahun 2002 yaitu, 5-10 menit. Dari hasil
kinerja pelayanan Terminal Talangagung, yang di lihat dari hasil analisis IPA
(Importance Performance Analysis), didapatkan rata-rata tingkat kesesuaian
sebesar 66,09%. Hasil dari analisis metode strategi pengembangan dengan
menngunakan metode SWOT (Strength, Weakness, Opportunities, Threats) dan IFAS
(Internal Factor Analysis Summary), EFAS (External Factor Analysis Summary),
pengembangan pada Terminal Talangagung didapatkan hasil masuk dalam kuadran III
(Survival) berada di ruang F (Guirelle Strategy), strategi yang dilakukan
adalah memperbaiki tata letak dan lokasi Terminal Talangagung, peningkatan
kualitas petugas, pembenahan atau menambah pengadaan fasilitas pelayanan
penumpang, meningkatkan kredibilitas melalui pemenuhan kebutuhan penumpang, dan
petugas bertindak tegas membubarkan terminal bayangan.
Penulis: Dody Tri Septian,
David Chamora, m. Zainul Arifin, Achmad Wicaksono
Kode Jurnal: jptsipildd160191