ANALISIS DAN EVALUASI SISA MATERIAL KONSTRUKSI MENGGUNAKAN METODE PARETO DAN FISHBONE DIAGRAM (STUDI KASUS PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG PASCASARJANA UNIVERSITAS ISLAM MALANG)
ABSTRACT: Sisa material
konstruksi merupakan bagian material yang tidak menjadi komponen dari bangunan
karena tidak terpakai dalam pelaksanaan konstruksi. Penelitian ini dilakukan
dengan tujuan untuk mengetahui jenis-jenis material yang memiliki volume dan
biaya sisa material yang besar/ dominan, serta faktor-faktor yang menjadi
penyebab timbulnya sisa material pada proyek. Sampel penelitian adalah
consumable material pada Proyek Pembangunan Gedung Pascasarjana Universitas
Islam Malang. Metode yang digunakan dalam menganalisis dan menentukan jenis
material yang memiliki biaya sisa material yang besar/ dominan adalah Metode
Pareto. Sedangkan metode yang digunakan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi
faktor-faktor penyebab timbulnya sisa material adalah Metode Fishbone Diagram.
Dari hasil analisis menggunakan Metode Pareto, jenis-jenis material yang
dominan menimbulkan sisa pada proyek konstruksi yakni tiang pancang, tulangan
D22, dan tulangan D16. Dengan total biaya sisa dari ketiga jenis material
tersebut sebesar Rp 108.303.861,00. Berdasarkan analisis menggunakan Fishbone
Diagram, faktor-faktor penyebab terjadinya sisa material pada tiang pancang
yakni karena kondisi tiang pancang yang diterima kurang baik, hal ini bisa
terjadi karena proses loading unloading kurang hati-hati. Selain itu, tidak
semua bagian tiang pancang masuk ke dalam tanah karena kondisi pada tiap titik
pancang berbeda-beda. Untuk besi tulangan, sisa material yang timbul merupakan
hasil sisa dari proses pemotongan.
Penulis: Novinda Annisa Aulia,
Harimurti, Kartika Puspa Negara
Kode Jurnal: jptsipildd160190