INTERAKSI KEKUATAN LENTUR DAN BERAT VOLUME PELAT BETON RINGAN TUMPUAN SEDERHANA BERTULANGAN BAMBU
ABSTRACT: Berada di daerah
rawan gempa, meningkatnya kebutuhan manusia dan terbatasnya sumberdaya alam
menuntut adanya alternatif pada dunia konstruksi. Teknologi tahan gempa memerlukan
adanya inovasi yaitu beton ringan. Beton ringan adalah beton yang memiliki
berat volume lebih ringan daripada beton konvensional. Dengan menggunakan beton
ringan dapat mengurangi berat struktur dan berdampak pada desain struktur itu
sendiri. Penelitian ini dirancang dengan dua benda uji pelat dengan dimensi 100
x 80 x 5 cm dengan rasio tulangan minimum (ρmin) / AXH dan rasio tulangan 0,5
rasio maksimum (0,5 ρmaks) / BXH. Pengujian diletakkan diatas dua tumpuan
sederhana. Berdasarkan hasil penelitian, pelat BXH dengan berat volume 2085,932
kg/m3 mampu menahan beban vertikal maksimum 54,7% lebih besar dibandingkan
pelat AXH yang memiliki berat volume 2109,932 kg/m3. Pada saat kondisi elastis
pelat AXH memiliki defleksi 19,62% lebih besar dibandingkan pelat BXH. Pelat
BXH memiliki kekakuan lebih tinggi dibanding pelat AXH. Terdapat selisih
kekakuan sebesar 17%. Pada pengamatan pola retak, keruntuhan terjadi pada momen
maksimum yang berada ditengah bentang, dimana pola retak ini sesuai dengan
teori garis leleh akibat beban terpusat garis ditengah bentang.
Penulis: Mochamad Hadi
Sasmita, Sri Murni Dewi, Ming Narto Wijaya
Kode Jurnal: jptsipildd160173