ANALISIS VARIABEL TEMPERATUR MEDIA PENDINGIN AIR GARAM TERHADAP SIFAT MEKANIK BAJA K-945 EMS 45
ABSTRACT: Baja K-945 EMS 45
adalah salah satu jenis baja paduan yang dengan komposisi kandungan (% berat) C
0,48%, Si 0,30%, dan Mn 0,70%. Baja ini merupakan baja karbon sedang yang
mempunyai kekuatan tarik 60-70 Kg/mm2. Kekerasan pada baja ini dapat
ditingkatkan melalui proses quenching dengan menggunakan media pendingin air.
Kekerasan yang dapat dicapai Baja EMS-45 bila diquenching pada media pendingin
air (suhu kamar) adalah 58 HRC. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
pengaruh variabel temperatur media pendingin air garam terhadap sifat mekanik
baja K-945 EMS-45 dengan memvariasikan temperatur media quenching pada suhu 5,
10, 15, 20, 25, dan 30OC. Metode yang digunakan adalah proses pemanasan
spesimen pada temperatur 850OC dengan waktu penahanan selama 30 menit,
selanjutnya spesimen diquencing pada temperatur media pendingin yang berbeda.
Berdasarkan hasil pengujian dan pembahasan yang telah diuraikan sebelumnya,
maka dapat disimpulkan bahwa telah terjadi kenaikan nilai kekerasan pada Baja
K945 EMS-45 dengan adanya memvariasikan temperatur media pendingin. Kekerasan
terbesar terjadi pada suhu 0OC sebesar 61,77 HRC dan nilai kekerasan semakin
menurun dengan naiknya suhu media pendingin. Nilai kekuatan impak berbading
terbalik dengan nilai kekerasan dengan naiknya temperatur media pendingin.
Nilai impak Baja K945 EMS-45 pada suhu 0OC sebesar 63,5 N.m dan mengalami
kenaikan kekuatan impak sejalan dengan naiknya suhu media pendingin.
Penulis: Abram Tangkemanda,
Syaharuddin Rasyid, Muas M, Muh. Rusdi
Kode Jurnal: jptmesindd140428