ANALISIS PENYEBAB KERUNTUHAN TEBING SUNGAI JAGIR WONOKROMO RIVER IMPROVEMENT SURABAYA

Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan besar debit maksimal Sungai Jagir Wonokromo pada saat mengalami keruntuhan, menentukan faktor penyebab keruntuhan tebing sungai, menentukan dampak akibat keruntuhan serta cara menghitung prosentase keruntuhan tebing Sungai Jagir Wonokromo.
Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai November 2015 dengan subjek penelitian tebing Sungai Jagir Wonokromo tepatnya dari pintu air menuju arah timur yaitu sampai Jembatan Nginden Surabaya. Titik penelitian ini terdiri dari 4 titik sepanjang 4 km sehingga panjang pertitik 1 km. Data diambil menggunakan metode pengkajian literature, observasi, interview dan dokumentasi. Pengujian hipotesis menggunakan analisis perhitungan debit maksimal, perhitungan mekanika tanah dan prosentase luasan keruntuhan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) Perhitungan debit maksimal terjadi pada bulan bulan Maret yaitu sebesar 386 m3/det saat terjadi musim hujan. (2) Selama melakukan penelitian, dampak terjadinya keruntuhan tebing yaitu dapat mengakibatkan banjir. (3) Serta dalam perhitungan pola aliran sungai menggunakan angka Fr>1=1,24>1 maka alirannya superkritis sehingga mempengaruhi proses keruntuhan tanah pengaruh konsolidasi tanah pada titik 1 sebesar 2,4 m, titik 2= 1,82 m, titik 3=1,6 m, dan titik 4=3,32 m. (4) Prosentase luasan keruntuhan setiap titik tebing yang mengalami keruntuhan adalah titik 1=1,5%, titik 2=0,2%, titik 3=2,2% dan titik 4=3%.
Kata Kunci: Sungai, Tebing, Keruntuhan, Debit
Penulis: DWI RATIH WESESA, Djoni Irianto
Kode Jurnal: jptsipildd160117

Artikel Terkait :