ANALISIS KUAT LENTRUK STRUKTUR BALOK BETON BERTULANG DENGAN LUBANG HOLLOW CORE PADA TENGAH PENAMPANG BALOK
ABSTRACT: Beton adalah
material penyusun suatu struktur. Penggunaan beton di Indonesia pertama kali
pada abad ke-7. Benteng Indrapatra milik kerajaan Lamuri adalah infrastruktur
pertama yang menggunakan beton. Dalam penggunaannya, beton digabung dengan baja
tulangan untuk menahan gaya tarik yang terjad. Beton bertulang dapat digunakan
untuk segala macam struktur bangunan, seperti balok, kolom, pelat, dan pondasi.
Dalam penggunaannya dilapangan, berat beton yang telah mengeras dapat mencapai
2400 kg/m3.
Dalam penelitian ini, akan diuji penggunaan struktur beton ringan dengan
membuat lubang hollow core di dalam balok. Pengujian difokuskan pada struktur
balok. Dalam pengujian ini, digunakan benda uji balok beton penampang persegi
dengan tiga buah lubang persegi dengan arah memanjang balok di tengah struktur
balok beton. Lubang ini diisi oleh styrofoam, diletakkan dibawah garis netral
penampang, tepatnya pada bagian tarik. Dengan asumsi, penggunaan beton pada
bagian tarik kurang efisien dan penggunaan bahan beton pada bagian tarik hanya
untuk mendistribusikan gaya yang diterima oleh struktur balok tersebut.
Hasil dari penelitian menunjukkan berat volume beton dengan lubang ukuran
5 x 10 x 60 cm mengalami pengurangan sebesar 13.9%, sedangkan balok dengan
lubang ukuran 7 x 10 60 cm dan 9 x 10 x
60 cm berturut – turut mengalami penurunan sebesar 15% dan 18.9%. Kuat lentur
balok beton bertulang dengan lubang hollow core tidak mengalami penurunan
dikarenakan lubang hollow core ditempakan pada daerah tarik balok. Daerah tarik
balok ditahan oleh baja tulangan, sehingga jika lubang hollow core ditempatkan
pada daerah ini, tidak berpengaruh terhadap kuat lentur balok. Nilai kuat
lentur balok beton bertulang dengan lubang hollow core sebesar 2287.5 kgm, 2100
kgm dan 2167.5 kgm, berturut – turut untuk balok dengan lubang hollow core
ukuran 5 x 10 x 60 cm, 7 x 10 x 60 cm dan 9 x 10 x 60 cm.
Penulis: Muhamad Hilman
Permana, Sri Murni Dewi, Eva Arifi
Kode Jurnal: jptsipildd160152