Analisa Kekuatan Sambungan Pipa Baja Karbon dan Besi Cor Berbasis Teknologi Las Gesek (Friction Welding)
Abstrak: Adanya kesulitan yang
akan terjadi manakala dilakukan proses penyambungan dua buah logam yang berbeda
komposisi. Namun ada alternative metode proses penyambungan logam baja yang
berbeda komposisi dengan metode las gesek. Selain itu metode las gesek ini
mempunyai banyak keunggulan antara lain waktu proses cepat, tidak perlu logam
pengisi, panas yang terjadi tidak sampai logam mencair, panas yang terjadi
tidak terlalu tinggi juga mudah diterapkan karena dapat memanfaatkan mesin
perkakas. Oleh karena itu perlu dilakukan proses penyambungan dengan metode las
gesek untuk alternative proses pembuatan produk stang sepeda motor.. Penelitian
dilakukan dengan memvariasi tekanan tempa sebesar 375, 437,5 dan 500 kgf/cm2,
tekanan gesek 62,5 kgf/cm2 dan durasi waktu gesek 120 detik. Sampel uji yang
dihasilkan dilakukan pengujian struktur mikro dengan metallografi sedangkan
sifat mekanik dilakukan dengan pengujian kekerasan dan kekuatan tarik. Analisa
dilakukan untuk mengetahui peluang las gesek dipakai sebagai alternative proses
produksi produk stang sepeda motor. Dapat ditarik kesimpulan bahwa metode las
gesek dapat digunakan menyambung dua buah logam baja yang berbeda kompisi yaitu
pipa baja karbon rendah dengan besi cor. Kekuatan las akan meningkat ketika
tekanan tempa juga meningkat. Kekuatan sambungan tertinggi sebesar 546,66
N/mm2.
Penulis: Nur Husodo Nur
Husodo, Budi Luwar S1 Budi Luwar S1, Hagi Astono P. Hagi Astono P., Sri Bangun
S. Sri Bangun S., Rachmad Hidayat Rachmad Hidayat
Kode Jurnal: jptmesindd150154