ANALISA DAN KOORDINASI SINYAL ANTARA SIMPANG SUMBER DAN SIMPANG POM BENSIN MANAHAN (Studi Kasus Simpang Ruas Jalan Jenderal Ahmad Yani Surakarta)
Abstrak: Banyaknya
persimpangan di kota besar seperti Surakarta ternyata menimbulkan permasalahan
tersendiri, terlebih pada jarak antar simpang yang pendek seperti pada ruas
Jalan Jenderal Ahmad Yani Surakarta. Terdapat dua simpang yang berada dalam
jarak 200 meter pada ruas Jalan Jenderal Ahmad Yani.Sehingga untuk mengatasi
hal tersebut perlu dilakukan analisa dan koordinasi sinyal antara Simpang
Sumber dan Simpang Pom Bensin Manahan tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan
cara survei langsung pada kedua simpang. Adapun data yang diambil adalah volume
kendaraan yang melalui tiap simpang, waktu sinyal dan geometrik simpang. Data
yang diperoleh digunakan untuk mendapatkan kondisi eksisting yang akan menjadi
acuan dalam merencanakan waktu siklus baru dengan memperhatikan teori
koordinasi. Sedangkan dalam melakukan perhitungan untuk mendapatkan kinerja
terbaik pada setiap simpang dilakukan dengan pendekatan MKJI.Kinerja terbaik
pada setiap simpang kemudian dikoordinasikan menggunakan waktu hijau antar
simpang.Hasil analisa, menunjukkan bahwa
kedua simpang pada
ruas Jalan Jenderal
Ahmad Yani belum
terkoordinasi.Untuk itu, dilakukanlah
beberapa perencanaan untuk melakukan koordinasi sinyal antar simpang
pada kedua simpang tersebut. Perencanaan yang dilakukan adalah menentukan waktu
siklus baru yang sama untuk semua simpang. Dari dua metode perencanaan,
didapatkan waktu siklus baru sebesar 100 detik untuk jam sibuk pagi, 56 detik
untuk jam sibuk siang dan 85 detik untuk jam sibuk sore. Dari hasil pembobotan
didapatkan waktu hijau ruas prioritas jam sibuk pagi dan sore sebesar 31 detik
sedangkan jam sibuk siang sebesar 17 detik dari arah pendekat Utara.
Penulis: Mohammad Ikhwan,
S.J.Legowo, Amirotul MHM
Kode Jurnal: jptsipildd140660