STUDI PERCEPATAN GETARAN TANAH MAKSIMUM DENGAN METODE TONG & KATAYAMA (1988) DAN INDEKS KERENTANAN SEISMIK DI DUSUN PATUK KABUPATEN GUNUNG KIDUL
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk menentukan percepatan getaran tanah maksimum (PGA) dengan
menggunakan metode Tong & Katayama (1988) kemudian divisualisasikan dengan
mikrozonasi PGA, dan indeks kerentanan seismik (Kg) kemudian divisualisasikan
dengan mikrozonasiKg di Dusun Patuk.
Data penelitian diperoleh melalui pengukuran mikrotremor di 13 titik
lokasi pengambilan data. Data mikrotremor kemudian dianalisis menggunakan
metode Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR) untuk mendapatkan frekuensi
predominan dan faktor amplifikasi di setiap titik penelitian. Hasil dari
analisis mikrotremor digunakan untuk menentukan nilai indeks kerentanan seismik
(Kg), nilai percepatan getaran tanah maksimum diperoleh dengan menggunakan
metode Tong & Katayama (1988), dan nilai intensitas gempa diperoleh dari
hasil percepatan getaran tanah maksimum.
Hasil studi ini menyatakan bahwa nilai percepatan getaran tanah maksimum
di Dusun Patuk adalah 53,58 cm/s2 sampai 57,51 cm/s2 dengan intensitas gempa V
MMI. Berdasarkan tingkat kerawanan gempa dalam skala intensitas gempabumi
diperoleh hasil bahwa Dusun Patuk berada pada tingkat potensi gempabumi risiko
tinggi untuk TA 13. Risiko sedang untuk TA 3, risiko ringan untuk TA 5.
Kemudian untuk analisis indeks kerentanan seismik di Dusun Patuk diperoleh
nilai yang berkisar antara 0,32 s2/cm -
3,08 s2/cm. Indeks kerentanan seismik
terendah di Dusun Patuk berada di TA 9 dan tertinggi di TA 1.
Kata Kunci: Percepatan Getaran
Tanah Maksimum, Indeks kerentanan seismik, Horizontal to Vertical Spectral
Ratio, Mikrotremor, Patuk
Penulis: LATHIFAH NUR ROCHMAH
Kode Jurnal: jpfisikadd150277