PENGARUH PAPARAN BUNYI GARENGPUNG (Dundubia manifera) TERMANIPULASI PADA PEAK FREQUENCY (4,5 ± 0,1) 103 Hz DENGAN VARIASI DOSIS PUPUK TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT TANAMAN KARET (Havea brasiliensis)

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pertumbuhan diameter dan tinggi tanaman, antara tanaman kontrol (tanpa perlakuan) dengan tanaman perlakuan menggunakan bunyi garengpung termanipulasi pada peak frequency (4,5 ± 0,1) 103 Hz pada setiap dosis pupuk, mengetahui laju pertumbuhan diameter dan tinggi tanaman yang paling baik dilihat dari variasi dosis pupuk pada paparan bunyi garengpung termanipulasi, mengetahui perubahan luas bukaan stomata daun karet sebelum diberi pemaparan bunyi, saat diberi pemaparan bunyi, dan setelah diberi pemaparan bunyi garengpung termanipulasi, dan mengetahui karakteristik distribusi keras lemah bunyi yang diukur dalam bentuk peak amplitude (mV) terhadap perubahan jarak dari sumber bunyi garengpung. Objek penelitian ini adalah tanaman karet (Havea brasilliensis), dan bunyi yang digunakan dalam penelitian ini adalah bunyi “garengpung” (Dundubia manifera) termanipulasi pada peak frequency (4,5 ± 0,1) 103 Hz.
 Untuk mengetahui adanya perbedaan pertumbuhan diameter dan tinggi tanaman antara tanaman perlakuan dengan tanaman kontrol dianalisis menggunakan Uji-t, untuk mengetahui laju pertumbuhan diameter dan tinggi diukur dari gradien kemiringan grafik hubungan diameter dan tinggi dengan waktu, untuk mengukur luas bukaan stomata menggunakan program OptiLab dan dianalisis menggunakan persamaan ellips, dan untuk mengetahui karakteristik distribusi taraf keras lemah bunyi menggunakan mic kondensor yang kemudian dikonversi dalam mV.
Berdasarkan pengetahuan ini diketahui ada perbedaan diameter dan tinggi tanaman karet antara tanaman perlakuan dan kontrol, laju pertumbuhan diameter dan tinggi tanaman terbaik terdapat pada dosis pupuk 75%, ada perubahan luas bukan stomata sebelum, saat, dan setelah diberi pemaparan, karakteristik distribusi taraf keras lemah bunyi terhadap perubahan jarak dari sumber bunyi menghasilkan grafik yang menunjukkan adanya pelemahan bunyi secara eksponensial.
Kata Kunci: peak frequency, variasi dosis pupuk, taraf keras lemah bunyi, pertumbuhan tanaman Karet (Havea brasilliensis)
Penulis: WORO PAWESTRI  
Kode Jurnal: jpfisikadd140785

Artikel Terkait :