MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA MELALUI METODE MEMBACA KRITIS PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 18 KAMPUNG PANSUR KECAMATAN KOTO XI TARUSAN TAHUN PELAJARAN 2014/2015
Abstract: Proses pembelajaran
merupakan suatu kegiatan kurikulum dalam lembaga pendidikan sebagai upaya
mempengaruhi para peserta didik untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah
ditetapkan. Tujuan pendidikan itu sendiri pada dasarnya mengantarkan para
peserta didik menuju pada perubahan-perubahan tingkah laku baik intelektual,
moral, maupun sosial agar dapat hidup mandiri sebagai individu dan makhluk
sosial. Akan tetapi berbicara masalah pendidikan, kadangkala dihadapkan pada
mata rantai persoalan yang tidak jelas ujung pangkalnya dan dari mana harus
memulainya.
Penelitian ini Tujuan penelitian yang dicapai pada hakikatnya adalah
menjawab pertanyaan yang dikemukakan pada rumusan masalah, adapun tujuan dari
penelitian ini yaitu: Untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca
pemahaman melalui metode membaca kritis.
Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research ) yang akan
dilaksanakan dalam dua siklus. Jenis
penelitian tindakan kelas ini dipilih dengan tujuan agar mampu menawarkan cara baru untuk memperbaiki
dan meningkatkan profesionalisme guru dalam kegiatan belajar mengajar dikelas
dengan melihat berbagai indikator keberhasilan proses dan hasil belajar”.
Selain itu penelitian tindakan kelas ini di anggap mudah karena hanya melalui
empat tahapan yaitu perencanaan, aksi, observasi dan refleksi.
Hasil penelitian ini menunjukkan Menumbuhkan atau meningkatkan minat
membaca dalam keterampilan berbahasa Indonesia dapat memberikan pengaruh yang
positif sehingga siswa merasakan pada dirinya ada perubahan berupa kemajuan
dalam belajarnya karena dirinya telah termotivasi sehingga minat membaca
meningkat dan bergairah untuk belajar.
Guru memberikan kebebasan kepada siswa untuk menanyakan secara individual
tentang apa saja yang belum dipahaminya. Pertanyaan siswa secara individual
dijawab oleh guru juga secara indidual. Guru juga memberikan kesempatan kepada
siswa untuk berlomba mendapatkan nilai yang terbaik. Beberapa hal yang dicatat
pada pertemuan siklus I ini antara lain : Waktu yang dipergunakan mengerjakan
pertanyaan belum merata, Kurang telitinya siswa dalam menulis jawaban
pertanyaan yang tersedia.
Penulis: Yarfriaty
Kode Jurnal: jpbkdd160020