HUBUNGAN ANTARA KOMUNIKASI SEKSUAL ORANGTUA-REMAJA DAN PERILAKU SEKSUAL BERISIKO PADA MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
ABSTRAK: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui hubungan antara komunikasi seksual orangtua-remaja
dengan perilaku seksual berisiko pada mahasiswa Universitas Negeri
Yogyakarta.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek dalam
penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta yang berjumlah
174 Mahasiswa yang tersebar pada 7 Fakultas. Teknik pengambilan sampel dalam
penelitian menggunakan purposive cluster random sampling untuk menentukan
subjek penelitian. Metode pengumpulan data menggunakan dua skala yaitu skala
komunikasi seksual orangtua-remaja dan skala perilaku seksual berisiko.
Analisis hubungan antara komunikasi seksual orangtua-remaja dan perilaku
seksual berisiko dilakukan dengan pengujian hipotesis menggunakan korelasi
Kendall’s Tau.Berdasarkan hasil penelitian dapat diperoleh kesimpulan bahwa
terdapat hubungan negatif antara komunikasi seksual orangtua-remaja dan
perilaku seksual berisiko pada mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta. Hal ini
ditunjukkan oleh koefisien korelasi sebesar -0,191 dengan nilai signifikansi
0.05 (p<0.05), artinya semakin tinggi komunikasi seksual orangtua-remaja
maka perilaku seksual berisiko akan semakin rendah. Sebaliknya semakin rendah
komunikasi seksual orangtua-remaja, maka perilaku seksual berisiko akan semakin
tinggi.
Penulis: Aning Prihatiningrum
Kode Jurnal: jpbkdd150272