SINTESIS ZEOLITDAN KOMPOSIT ZEOLIT/TiO2 DARI KAOLIN SERTA UJI ADSORPSI-FOTODEGRADASI BIRU METILENA
ABSTRAK: Pada penelitian ini dilakukan
sintesis zeolit dari kaolin
Bangka Belitung sebagai starting material dan natrium silikat sebagai sumber silika
tambahan. Zeolit merupakan material yang memiliki berbagai manfaat,
salah satunya sebagai
adsorben. Kaolin digunakan sebagai starting material karena memiliki
kandungan silika dan
alumina yang tinggi,
sekitar 35 - 50 %. Sintesis
zeolit dilakukan dengan
proses hidrotermal, yaitu
mencampurkan metakaolin hasil kalsinasi kaolin pada suhu 700 °C selama 6 jam,
natrium silikat, dan NaOH untuk
mengaktivasi komponen utama
Si dan Al
pada kaolin. Proses
hidrotermal dilakukan pada suhu
100 °C selama 24 jam dengan
variasi konsentrasi NaOH,
yaitu 1,5 N dan
2,5 N. Konsentrasi NaOH dapat
mempengaruhi jenis zeolit
yang diperoleh. Untuk
meningkatkan sifatnya sebagai
adsorben maka zeolit dimodifikasi
menjadi komposit zeolit/TiO2. Penambahan TiO2 ke
dalam zeolit yang
dihasilkan diharapkan dapat
menghasilkan material yang
bersifat adsorben-fotokatalis.
Diperoleh zeolit jenis NaP1 pada
penambahan NaOH 1,5 N. Sedangkan,
pada penambahan NaOH 2,5 N diperoleh zeolit X, zeolit NaP1, dan faujasite. Komposit
zeolit/TiO2 hasil sintesis terbukti memiliki kemampuan adsorpsi-fotokatalis
karenamampu mendegradasi biru metilena di bawah sinar ultraviolet.
Penulis: Linda Trivanaa, Sri
Sugiartib, Eti Rohaetib
Kode Jurnal: jpkimiadd150276