SENYAWA ANTIMAKAN PADA MINYAK BIJI NYAMPLUNG (Calophyllum inophyllum L)
ABSTRAK: Isolasi senyawa aktif
antimakan telah dilakukan pada minyak biji nyamplung (Calophyllum inophyllum
L.) dengan menggunakan larva Epilachna sparasa sebagai bioindikator. Uji
aktivitas antimakan dilakukan pada crude ekstrak, fraksi maupun isolat. Serbuk
kering biji nyamplung sebanyak 1 Kg diekstraksi secara maserasi dengan 6 L metanol menghasilkan
186,38 g ekstrak
kental metanol yang
berwarna coklat tua. Ekstraksi
50,24 g ekstrak
kental metanol dengan n-heksana
menghasilkan 19,27 g
minyak yang berwarna
kuning Pemisahan 2 g ekstrak
minyak secara kromatografi kolom dengan fase diam silika gel 60 dan fase
gerak kloroform : n-heksana (2;1) menghasilkan 5 kelompok fraksi, dimana fraksi
F5 yang berwarna hijau bening dengan noda tunggal sebanyak 0,15 g dan bersifat paling
aktif sebagai antimakan (aktivitas antimakan 27,89% pada konsentrasi 200 ppm).
Identifikasi fraksi F5 dengan kromatografi
gas-spektroskopi massa melalui
pendekatan data base NISTO2 L.
diduga mengandung minimal
8 senyawa yaitu: meti-14-metil-pentadekanoat, asam
heksadekanoat,
metil-9,12-oktadekanoat,
metil-9-oktadekanoat, metil-oktadekanoat, asam oktadekanoat,
asam-9-oktadekanoat, dan senyawa dengan berat molekul 341.
Penulis: Sri Rahayu Santi
Kode Jurnal: jpkimiadd140489