PROFIL TERAPI OBAT PADA PASIEN RAWAT INAP DENGAN DIARE AKUT PADA ANAK DI RUMAH SAKIT UMUM NEGARA

ABSTRAK: Diare  pada  anak  merupakan  penyebab  tertinggi  morbiditas  (kesakitan)  dan  mortalitas  (kematian)  di  dunia terutama di Negara yang sedang berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan penjelasan mengenai profil pasien,  profil  obat  yang digunakan,  dan  lama  perawatan  di  RSU  Negara.  Metode  yang  digunakan  pada  penelitian adalah deskriptif retrospektif yaitu mengambil data rekam  medis pada bulan Juli sampai Desember 2012. Jenis diare yang  diteliti  adalah  diare  pada  anak  dengan  rentang  usia  0 – 14  tahun.  Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  obatyang  digunakan  untuk  terapi  diare  akut  di  RSU  Negara  mengikuti  profil  berikut:  jenis  kelamin  laki-laki  (69,57%), perempuan  (30,43%),  dengan  umur  0 - <1  tahun  (60,87%),  1 - <5  tahun  (34,78%),  5 - <14  tahun  (4,35%),  dan klasifikasi  diare  yang  tertinggi  yaitu  diare  akut  dehidrasi  ringan  (63,04%),  diare  akut  tanpa  dehidrasi  (36,96%). Penggunaan  obat  antibiotik  (89,13%),  tidak  diberikan  antibiotik  (10,87%),  ringer  laktat  (93,48%),  dekstrosa (13,04%),  zink  (65,22%),  antiemetik  (58,69%),  antipiretik  (54,35%),  antasida  (2,17%),  H2 blocker  (23,91%), probiotik (21,74%), sinbiotik (34,78%), CRO (10,87%), deksametason (4,35%), enzim  pencernaan (2,17%),  nystatin (2,17%). Kondisi pasien diare saat keluar dari rumah sakit adalah sembuh (67,39%), mulai sembuh (32,61%) dengan lama perawatan 3 hari (69,57%), 4 hari (23,91%), 5 hari (6,52%).
Kata kunci: diare, anak, profil, obat
Penulis: Arifani Siswidiasari, Ketut Widyani Astuti, dan Sagung Chandra Yowani
Kode Jurnal: jpkimiadd140495

Artikel Terkait :