Perbandingan Penggunaan Model Pembelajaran Make A Match dengan Snowball Throwing ditinjau dari Motivasi dan Hasil Belajar Ranah Kognitif Siswa Kelas XI IPA pada Materi PembelajaranSistem Hormon Manusia di SMANegeri 1 Kasihan
Abstrak: Tujuan dari
penelitian ini adalah
untuk mengetahui perbedaan
motivasi dan hasil
belajar ranah kognitif siswa dari penggunaan model
pembelajaran Make a Match dan Snowball Throwing pada materi pembelajaran sistem
hormon manusia, dan untuk menguji model pembelajaran yang lebih baik antara
model pembelajaran Make a Match
dengan Snowball Throwing
untuk diterapkan pada
materi pembelajaran sistem
hormon manusia. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen
dengan desain kelompok perbandingan. Penelitian ini menggunakan
dua kelompok sebagai
kelompok eksperimen yang
dipilih dengan cara
teknik sampling acak sederhana
melalui undian. Teknik pengumpulan data berupa angket dan tes tertulis. Teknik
analisis data menggunakan uji-t berpasangan dengan taraf signifikansi p<0,05
pada program SPSS versi 17. Hasil penelitian
ini menunjukkan bahwa
terdapat perbedaan motivasi
dan hasil belajar
siswa yang pembelajarannya menggunakan
model Make a
Match dengan Snowball
Throwing. Hal ini
ditunjukkan dari hasil analisis
gain skor dengan uji-t berpasangan, untuk motivasi belajar diperoleh t hitung > t tabel (3,830 > 2,064) sedangkan
untuk hasil belajar
ranah kognitif siswa
diperoleh t hitung
> t tabel
(2,274 > 2,064). Motivasi dan
hasil belajar ranah
kognitif siswa yang
pembelajarannya menggunakan model
Make a Match lebih baik dibandingkan dengan model
Snowball Throwing. Rata-rata gain skor motivasi belajar siswa model Make a
Match adalah 3,560
sedangkan rata-rata gain
skor model Snowball
Throwing adalah 1,200 (3,560 > 1,200).
Rata-rata gain skor
hasil belajar ranah
kognitif siswa model
Make a Match
adalah 4,760, sedangkan rata-rata
gain skor model Snowball Throwing adalah 3,080 (4,760 > 3,080).
Penulis: Winda Purnama Sari,
Trikinasih Handayani
Kode Jurnal: jpbiologidd140761