PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR KOTORAN ULAT HONGKONG (Tenebrio molitor) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PEMBENTUKAN BINTIL AKAR TANAMAN KACANG PANJANG (Vigna sesquipedalis L. Fruiwth)

Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui respon pertumbuhan dan pembentukan bintil akar tanaman kacang panjang terhadap pemberian pupuk organik  cair kotoran ulat hongkong dan mengetahui konsentrasi optimum pemberian pupuk organik cair  kotoran ulat hongkong bagi pertumbuhan dan pembentukan bintil akar tanaman kacang panjang. Desain penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL), terdiri dari satu faktor yaitu  konsentrasi pemberian pupuk organik cair kotoran ulat hongkong, dengan 5 taraf perlakuan yaitu konsentrasi 0%, 25%, 50%, 75%, dan 100%, dengan ulangan 5 kali, sehingga terdapat 25 unit tanaman. Hasil pengamatan setiap parameter diuji menggunakan aplikasi SPSS dengan uji ANOVA pada taraf 5%. Apabila tampak pengaruh nyata, dilanjutkan uji DMRT pada taraf 5%. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2014 ± Juni 2015 di greenhouse dan Laboratorium Biologi Dasar FMIPA UNY. Hasil penelitian menunjukkan; (1) Perlakuan konsentrasi 25%, 50%, 75%, dan kontrol tidak berbeda nyata terhadap rerata tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah helai daun, panjang akar, bobot basah, dan bobot kering  tanaman. Sedangkan perlakuan konsentrasi 100% berbeda nyata terhadap seluruh parameter pertumbuhan. Perlakuan  konsentrasi 25%, 50%, 75%, dan 100% tidak berbeda nyata terhadap rerata jumlah bintil akar dan bobot bintil akar. Sedangkan kelompok kontrol memiliki rerata jumlah bintil akar dan bobot bintil akar yang berbeda nyata dengan kelompok perlakuan. Pemberian perlakuan tidak berpengaruh terhadap luas daun dan jumlah bintil akar efektif tanaman acang panjang (2) Konsentrasi optimum  bagi pertumbuhan tanaman kacang  panjang adalah 25%. Sedangkan konsentrasi optimum bagi pembentukan bintil akar adalah 0% atau tanpa pemberian pupuk organik cair kotoran ulat hongkong.
Kata kunci: pupuk organik cair, konsentrasi, kotoran ulat hongkong, tanaman kacang panjang, pertumbuhan, pembentukan bintil akar
Penulis: Siti Efiyati, Lili Sugiyarto, Ratnawati
Kode Jurnal: jpbiologidd150389

Artikel Terkait :