KANDUNGAN FITOKIMIA EKSTRAK DAUN KAMBOJA (Plumeria sp.) DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN JAHE EMPRIT (Zingiber officinale var. Amarum)
Abstrak: Tanaman kamboja
mengandung senyawa alelopati yang menghambat pertumbuhan tanaman di sekitarnya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan fitokimia ekstrak daun
kamboja dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan tanaman jahe emprit (Zingiber
officinale var. amarum). Penelitian
dilaksanakan dalam dua tahap yaitu, tahap pertama uji fitokimia ekstrak daun
kamboja merah dan daun kamboja putih, serta tahap kedua berupa uji respon
pertumbuhan tanaman jahe emprit yang diberi perlakuan ekstrak daun kamboja.
Variabel respon pertumbuhan yang diamati adalah jumlah tunas tumbuh, tinggi
tanaman, jumlah daun, jumlah akar, berat rimpang, berat basah berangkasan, dan
berat kering berangkasan. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa pada ekstrak daun
kamboja putih dan kamboja merah memiliki jenis golongan senyawa aktif yang sama
yaitu triterpenoid, steroid, flavonoid, dan polifenol dalam intensitas yang
berbeda. Ekstrak daun kamboja putih memberikan efek daya hambat yang lebih kuat
dibandingkan dengan ekstrak daun kamboja merah. Persentase daya hambat ekstrak daun
kamboja putih terhadap tinggi tanaman jahe emprit sebesar 80,5%, berat basah
berangkasan 64%, jumlah daun 54%, berat kering berangkasan 54%, jumlah tunas
tumbuh 33,3%, dan berat rimpang 31,9%.
Penulis: Putu yAyun AntArI
BudAyA, nI Putu AdrIAnI AstItI, enIek krIsWIyAntI
Kode Jurnal: jpbiologidd150388