PENGARUH PERLAKUAN BIOFILTRASI EKOSISTEM BUATAN TERHADAP PENURUNAN COD, NITRAT, DAN pH AIR LIMBAH PENCUCIAN RUMPUT LAUT

ABSTRAK: Penelitian  mengenai  pengolahan  air  limbah  pencucian  rumput  laut  dengan  sistem  biofiltrasi  ekosistem buatan  bertujuan  menentukan  efektivitas,  kapasitas  dan  waktu  minimal  yang  dibutuhkan  proses  biofiltrasi  untuk menurunkan COD, nitrat, dan nilai pH sehingga memenuhi standar baku mutu. Hasil  penelitian  menunjukkan  efektivitas  sistem  pengolahan  tanpa  penambahan  mikroorganisme  adalah 79,22%  untuk  COD,  38,77%  untuk  nitrat  dan  35,64%  untuk  pH.  Sementara  efektivitas  sistem  pengolahan  dengan penambahan  mikroorganisme  adalah  83,93%  untuk    COD,  55,54%  untuk  nitrat  dan  36,43%  untuk  pH.  Kapasitas sistem pengolahan tanpa penambahan mikroorganisme adalah 12,0653 mg/L/m3jam untuk COD, 0,0089 mg/L/m3jam untuk  nitrat  dan  0,1444  jam-1  untuk  pH.  Sedangkan  kapasitas  sistem  pengolahan  pada  sistem  dengan  penambahan mikroorganisme adalah 12,7819 mg/L/m3jam  untuk COD,  0,0129 mg/L/m3jam  untuk  nitrat dan 0,1413 jam-1 untuk pH.  Waktu  minimal  yang  dibutuhan  sistem  pengolahan  untuk  memenuhi  baku  mutu  tanpa  penambahan mikroorganisme adalah 48 jam untuk COD, 8 jam untuk nitrat, dan 8 jam untuk pH. Sementara itu, waktu minimal yang  dibutuhkan  dengan  penambahan  mikrooragnisme  adalah  40  jam  untuk  COD,  8  jam  untuk  nitrat,  dan  8  jam untuk pH.
Kata kunci: Limbah pencucian rumput laut, Biofiltrasi, COD, Nitrat, Ph
Penulis: W. Gina Angraeni, I W. Budiarsa Suyasa, dan Wahyu Dwijani S
Kode Jurnal: jpkimiadd140538

Artikel Terkait :